Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

TATA KELOLA KOLABORATIF DALAM PENCEGAHAN JUDI ONLINE: STUDI DI KOTA TANJUNGPINANG

PARDEDE, BENYAMIN MATTHEUW and Setiawan, Ramadhani and Sholeh, Chaerey Ranba (2025) TATA KELOLA KOLABORATIF DALAM PENCEGAHAN JUDI ONLINE: STUDI DI KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
BENYAMIN MATTHEUW PARDEDE_2005020016_Ilmu Administrasi Negara_Cover.pdf - Published Version

Download (526kB)
[img] Text (abstrak)
BENYAMIN MATTHEUW PARDEDE_2005020016_Ilmu Administrasi Negara_ Abstrak.pdf - Published Version

Download (192kB)
[img] Text (Bab 1)
BENYAMIN MATTHEUW PARDEDE_2005020016_Ilmu Administrasi Negara_ Bab 1.pdf - Published Version

Download (570kB)
[img] Text (daftar pustaka)
BENYAMIN MATTHEUW PARDEDE_2005020016_Ilmu Administrasi Negara_ daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (428kB)
[img] Text (Full teks)
BENYAMIN MATTHEUW PARDEDE_2005020016_Ilmu Administrasi Negara_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola kolaboratif dalam pencegahan judi online di Kota Tanjungpinang dengan menggunakan pendekatan Collaborative Governance. Judi online merupakan salah satu bentuk kejahatan siber yang terus meningkat dan menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan hukum yang signifikan. Upaya pencegahan yang dilakukan oleh berbagai aktor, seperti pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, Dinas Kominfo, dan Dinas Sosial masih bersifat sektoral dan belum terkoordinasi dalam sistem kolaborasi yang terintegrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima institusi terkait di Kota Tanjungpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antar lembaga dalam pencegahan judi online masih belum optimal karena ketiadaan regulasi lokal yang jelas, lemahnya koordinasi, minimnya pelibatan aktor non-pemerintah, dan keterbatasan sumber daya. Dalam kerangka Collaborative Governance Regime, dinamika kolaborasi belum terwujud secara efektif karena belum adanya keterlibatan berprinsip, motivasi kolektif, dan kapasitas aksi bersama yang kuat. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan forum kolaborasi formal, penyusunan kebijakan daerah tentang pencegahan judi online, serta peningkatan literasi digital dan peran aktif masyarakat sipil untuk menciptakan tata kelola kolaboratif yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDSetiawan, RamadhaniNIDN.1026058301
UNSPECIFIEDSholeh, Chaerey RanbaNIDN.0002119205
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara
300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara > 352.14 Local Administration, Provinces/Administrasi Lokal, Provinsi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Depositing User: user IAN
Date Deposited: 08 Aug 2025 02:20
Last Modified: 08 Aug 2025 02:20
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9496

Actions (login required)

View Item View Item