BR HUTABARAT, ARINI and Widiyani, Heni and Efritadewi, Ayu (2025) KAJIAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN SEPEDA MOTOR DI WILAYAH KOTA BATAM, KOTA TANJUNGPINANG, DAN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ARINI BR HUTABARAT_2105040010_Ilmu Hukum-Cover.pdf.pdf - Published Version Download (528kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ARINI BR HUTABARAT_2105040010_Ilmu Hukum-Abstrak.pdf.pdf - Published Version Download (67kB) |
|
|
Text (Bab I)
ARINI BR HUTABARAT_2105040010_Ilmu Hukum-Bab 1.pdf.pdf - Published Version Download (123kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ARINI BR HUTABARAT_2105040010_Ilmu Hukum-Daftar Pustaka.pdf.pdf - Published Version Download (129kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ARINI BR HUTABARAT_2105040010_Ilmu Hukum-Full Teks. pdf.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tindak pidana pencurian sepeda motor merupakan salah satu bentuk kejahatan yang dapat merugikan korban secara materil. Terlebih, tindakan pencurian ini disertai dengan pemberatan akan dijatuhi pidana yang lebih berat sebagaimana diatur dalam pasal 363 KUHP. Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan Bintan menjadi daerah yang mengalami peningkatan signifikan terhadap kasus ini dalam tahun 2022-2024. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab maraknya pencurian sepeda motor dan upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Polresta Barelang, Polresta Tanjungpinang dan Polres Bintan. Adapun metode yang digunakan oleh penulis adalah normatif-empiris dengan pendekatan sosiologis hukum. Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah teori ekologis kriminologi dan teori upaya penanggulangan. Hasil dari penelitian ini yaitu faktorfaktor yang menjadi penyebab maraknya pencurian sepeda motor yaitu faktor geografis, faktor permintaan dari masyarakat pulau, faktor kurangnya pengawasan dan upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Polresta Barelang, Polresta Tanjungpinang dan Polres Bintan mencakup tindakan preventif dan refresif, namun impementasi upaya tersebut belum dilakukan ke daerah pulau-pulau sekitar. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini yang pertama faktor yang melatarbelakangi maraknya pencurian sepeda motor di Wilayah Kota Batam, Kota Tanjungpinang dan Bintan dikarenakan tiga faktor yang saling berkaitan yaitu faktor geografis, yang dimana hasil motor curian akan dijual ke pulau-pulau terdekat yang tidak adanya pengawasan langsung oleh pihak Kepolisian, selanjutnya adanya permintaan akan sepeda motor tanpa surat resmi dari masyarakat pulau sekitar menjadi faktor pendorong pelaku untuk mendistribusikan hasil barang curiannya. Upaya penanggulangan yang dilakukan pihak Polresta Barelang, Polresta Tanjungpinang dan Polres Bintan belum dilakukan sebagaimana mestinya, dikarenakan tidak adanya sosialisasi dan edukasi terkait pencurian sepeda motor hingga distribusi hasil motor curian yang berdampak ke tindak penadahan di pulau-pulau sekitar. Kata Kunci : Kriminologi, Pidana, Pencurian.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 345.02 Crimes/Kejahatan |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 07 Aug 2025 06:08 | |||||||||
| Last Modified: | 07 Aug 2025 06:08 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9661 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
