DHAMANDA, FARIZ and Deni, Sabriyati and Andi, Zulfikar (2025) PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP NERACA AIR DI DAS SEI PULAI, KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Fariz Dhamanda_2102020014_Manajemen sumberdaya Perairan_Cover.pdf - Published Version Download (411kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Fariz Dhamanda_2102020014_Manajemen sumberdaya Perairan_Abstrak.pdf - Published Version Download (166kB) |
|
|
Text (BAB I)
Fariz Dhamanda_2102020014_Manajemen sumberdaya Perairan_BAB I.pdf - Published Version Download (254kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Fariz Dhamanda_2102020014_Manajemen sumberdaya Perairan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (228kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Fariz Dhamanda_2102020014_Manajemen Sumberdaya Perairan_Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pulau Bintan merupakan wilayah dengan banyak Daerah Aliran Sungai (DAS) yang masuk dalam kategori kritis akibat perubahan tutupan lahan dan pembangunan infrastruktur. Salah satu DAS yang penting adalah DAS Sei Pulai, yang berperan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya. Perubahan tutupan lahan di kawasan ini menyebabkan terganggunya proses hidrologi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai perubahan tutupan lahan dan pengaruhnya terhadap neraca air di DAS Sei Pulai. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai Mei 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode analisis spasial menggunakan aplikasi Quantum Geographic Information System (QGIS), survei lapangan dan perhitungan neraca air metode Thornthwaite-matter. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra landsat 2019 dan 2024, citra SRTM, dan data curah hujan. Hasil analisis perubahan tutupan lahan di DAS Sei Pulai dari tahun 2019 dan 2024, terutama peningkatan lahan terbangun dan lahan terbuka, telah menyebabkan peningkatan aliran permukaan dan penurunan kapasitas infiltrasi. Meskipun vegetasi tetap berperan penting dalam menjaga siklus hidrologi, faktor perubahan iklim yaitu curah hujan memiliki kontribusi lebih besar terhadap neraca air di bandingkan dengan perubahan lahan. Peningkatan presipitasi tidak selalu diimbangi dengan kemampuan sistem DAS dalam menyerap air, sehingga meningkatkan risiko limpasan dan genangan. Pada wilayah pulau kecil seperti Bintan, pengelolaan DAS perlu dilakukan dengan berbasis ekologi untuk menjaga keseimbangan antara ketersedian air dan fungsi hidrologi yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 650 - 659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 02:45 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Aug 2025 02:45 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9672 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
