SIRAIT, NOVRI YANTI ELISABETH and Adhayanto, Oksep and Hidayat, Muhammad Fajar (2025) IMPLEMENTASI E-COURT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES PERADILAN DI PENGADILAN NEGERI TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
NOVRI YANTI ELISABETH SIRAIT_2105040094_ILMU HUKUM_COVER.pdf - Published Version Download (744kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
NOVRI YANTI ELISABETH SIRAIT_2105040094_ILMU HUKUM_ABSTRAK.pdf - Published Version Download (314kB) |
|
|
Text (BAB I)
NOVRI YANTI ELISABETH SIRAIT_2105040094_ILMU HUKUM_BAB I.pdf - Published Version Download (388kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
NOVRI YANTI ELISABETH SIRAIT_2105040094_ILMU HUKUM_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (295kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
NOVRI YANTI ELISABETH SIRAIT_2105040094_ILMU HUKUM_FULL TEKS.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman menyebutkan peradilan dilakukan dengan sederhana, cepat dan biaya ringan. Maka perlu dilakukan pembaharuan administrasi dan persidangan guna mengatasi kendala dan hambatan dalam proses penyelenggara peradilan. Bahwa tuntutan perkembangan zaman mengharuskan adanya pelayanan administrasi perkara dan persidangan di pengadilan yang lebih efektif dan efisien. Mahkamah Agung kemudian mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Tahun 2018 kemudian disempurnakan melalui peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik. Sistem persidangan elektronik merupakan jawaban terhadap tantangan kemajuan zaman, dan mewujudkan cita-cita Mahkamah Agung dalam menciptakan peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan e-Court di Pengadilan Negeri Tanjungpinang serta mengevaluasi keberhasilannya dalam meningkatkan efektivitas peradilan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan empiris, dengan data primer diperoleh melalui wawancara terhadap hakim, panitera, dan pengguna e-Court, serta data sekunder berupa peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-Court telah memberikan kemudahan dalam pendaftaran perkara, pembayaran biaya perkara, dan pengiriman dokumen. Namun, pada tahap pembuktian, persidangan masih dilakukan secara konvensional karena kendala teknis dan kebutuhan pemeriksaan langsung terhadap alat bukti dan saksi. Kendala lain meliputi keterbatasan literasi digital masyarakat, infrastruktur teknologi, dan kesiapan SDM. Meskipun e-Court telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan transparansi, penerapannya belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek pembuktian. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar dilakukan peningkatan literasi hukum digital bagi masyarakat dan aparat penegak hukum, serta penguatan infrastruktur teknologi di lingkungan peradilan agar tujuan peradilan modern dapat terwujud secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 347.02 Courts with General Original Jurusdiction/Pengadilan Negeri | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 06:37 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Aug 2025 06:37 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9723 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
