MAHURIS, AZIZ and Lestari, Febrianti and Susiana, Susiana (2025) TINGKAT KERAPATAN DAN REGENERASI EKOSISTEM MANGROVE PADA BUKAAN LAHAN DAN ALAMI DI PERAIRAN KAMPUNG BATU LICIN BINTAN TIMUR. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
AZIZ MAHURIS_190254242016_Manajemen Sumberdaya Perairan_Cover.pdf - Published Version Download (847kB) |
|
|
Text (Bab I)
AZIZ MAHURIS_190254242016_Manajemen Sumberdaya Perairan_Bab I.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (Abstrak)
AZIZ MAHURIS_190254242016_Manajemen Sumberdaya Perairan_Abstrak.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
AZIZ MAHURIS_190254242016_Manajemen Sumberdaya Perairan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (214kB) |
|
|
Text (Full Teks)
AZIZ MAHURIS_190254242016_Manajemen Sumberdaya Perairan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Mangrove merupakan komunitas vegetasi yang umumnya tumbuh di sepanjang garis pantai serta memberikan banyak fungsi mulai dari fungsi ekologis sebagai habitat serta fungsi ekonomis sebagai wilayah pemanfaatan bagi manusia. Pada Perairan Kampun Batu Licin terdapat kawasan mangrove terbuka pasca tambang bauksit oleh karena itu perlunya dilakukan penelitian mengenai tingkat kerapatan dan regenerasi mangrove yang di lihat dari keberadaan semai, pancang, dan pohon mangrove. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 di Perairan Kampung Batu Licin Bintan Timur, metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling yang mana mempertimbangkan kawasan yang berada disekitar pasca tambang bauksit dan kawasan yang masih alami. Dengan menghitung kerapatan mangrove serta menganalisis tingkat regenerasi. Pada lokasi penelitian ditemukan 8 jenis mangrove seperti Avicenia lanata, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrical, Rhizhopora apiculata, Ceriops tagal, Rhizophora mucronata, Xylocarpus granatum, dan Sonneratia alba. Hasil penelitian dari kedua kawasan tersebut menunjukan kerapatan tergategori baik, kerapatan semai tertinggi berada pada kawasan terbuka dengan nilai 84.000 ind/ha sedangkan kerapatan pancang dan pohon tertinggi berada pada kawasan yang masih alami yaitu pancang 5.420 ind/ha dan pohon 1.760 ind/ha. Untuk tingkat regenerasi pada dua kawasan tersebut sama baiknya karena keberadaan semai lebih tinngi dari pancang dan pancang lebih tinggi dari pohon. Kata kunci: Kampung Batu Licin, Kerapatan, Mangrove, Regenerasi.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 03:23 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Aug 2025 03:23 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9735 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
