Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

KARAKTERISTIK BENCANA BANJIR ROB DI KELURAHAN PESISIR KAMPUNG BUGIS BERBASIS MACHINE LEARNING

AMAL, SAIDINA and Sabriyati, Deni and Zulfikar, Andi (2025) KARAKTERISTIK BENCANA BANJIR ROB DI KELURAHAN PESISIR KAMPUNG BUGIS BERBASIS MACHINE LEARNING. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
SAIDINA AMAL_2002020038_Manajemen Sumberdaya Perairan_Cover.pdf.pdf - Published Version

Download (600kB)
[img] Text (Abstrak)
SAIDINA AMAL_2002020038_Manajemen Sumberdaya Perairan_Abstrak.pdf.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text (BAB I)
SAIDINA AMAL_2002020038_Manajemen Sumberdaya Perairan_BAB I.pdf.pdf - Published Version

Download (568kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
SAIDINA AMAL_2002020038_Manajemen Sumberdaya Perairan_Daftar Pustaka.pdf.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (Full Teks)
SAIDINA AMAL_2002020038_Manajemen Sumberdaya Perairan_Full Teks.pdf.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik bencana banjir rob di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, dengan menggunakan teknik penginderaan jauh melalui Google Earth Engine (GEE) dan QGIS. Analisis difokuskan pada empat komponen utama, yaitu tingkat bahaya, kerentanan, kapasitas, dan risiko, dengan mengintegrasikan data spasial seperti curah hujan, elevasi, penggunaan lahan, kepadatan bangunan, dan jarak ke badan air. Penelitian ini juga menggunakan algoritma Normalized Difference Built-up Index (NDBI) untuk mengidentifikasi area dengan kepadatan bangunan tinggi, serta metode overlay berbobot dan Analytic Hierarchy Process (AHP) dalam analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir, khususnya RW 1, RW 4, RW 5, dan RW 6, termasuk dalam kategori “Bahaya” hingga “Sangat Bahaya” dengan total luas mencapai 839 hektar. Tingkat kerentanan tertinggi ditemukan pada RT di RW 1 dan RW 6, yang dipengaruhi oleh tingginya kepadatan penduduk, dominasi kelompok usia non-produktif, serta rasio jenis kelamin yang tidak seimbang. Di sisi lain, kapasitas wilayah tergolong sangat rendah akibat kurangnya infrastruktur pengendali banjir seperti pompa, pintu air, dan tanggul. Hubungan antara ketiga komponen tersebut menunjukkan bahwa hampir separuh wilayah penelitian termasuk dalam kategori risiko tinggi hingga sangat tinggi, terutama di zona pesisir. Kondisi ini diperburuk oleh degradasi ekosistem mangrove dan pembangunan permukiman di zona rawan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi mitigasi berbasis lokasi serta peningkatan kapasitas adaptif masyarakat guna menurunkan risiko bencana secara menyeluruh.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDSabriyati, DeniNIP.199012012019032025
UNSPECIFIEDZulfikar, AndiNIPPPK.10070573004
Subjects: 000_umum
300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 363.34936 Flood Disaster Services/Pengamanan dari Bencana Banjir
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: user manajemenSP
Date Deposited: 08 Aug 2025 08:38
Last Modified: 08 Aug 2025 08:38
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9750

Actions (login required)

View Item View Item