YULIANTI, ISMI DWI and Zulfikar, Andi and Melani, Winny Retna (2025) ESTIMASI SIMPANAN NITROGEN (N) PADA LAMUN DI PERAIRAN PESISIR TIMUR DAN UTARA PULAU BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ISMI_DWI_YULIANTI_2102020008_Manajemen Sumberdaya Perairan - Cover.pdf - Published Version Download (436kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ISMI_DWI_YULIANTI_2102020008_Manajemen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (77kB) |
|
|
Text (BAB I)
ISMI_DWI_YULIANTI_2102020008_Manajemen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version Download (99kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ISMI_DWI_YULIANTI_2102020008_Manajemen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (240kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ISMI_DWI_YULIANTI_2102020008_Manajemen Sumberdaya Perairan - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pulau Bintan memiliki luas ekosistem lamun sekitar 2.600 hektar, telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi di beberapa desa pesisir bagian Timur dan Utara. Lamun memiliki produktivitas primer tinggi dan sangat bergantung pada ketersediaan nitrogen sebagai unsur hara utama yang mendukung pertumbuhan, fotosintesis, dan biomassa. Mengingat di kawasan Timur dan Utara Pulau Bintan memiliki kondisi lamun yang berbeda, maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kandungan nitrogen dalam lamun serta hubungan antara kerapatan, tutupan, dan biomassa lamun terhadap simpanan nitrogen guna mendukung pengelolaan konservasi yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2024-Mei 2025. Pengambilan sampel air, lamun dan substrat menggunakan metode nested hierarchical design berdasarkan systematic random sampling. Pengukuran kandungan Nitrogen menggunakan metode spektrofotometri dengan larutan H2SO4 H2O2 dalam proses disgetion dan reagen fenat. Berdasarkan hasil penelitian kerapatan tertinggi berada di Pengudang dengan nilai (816,1 tegakan/m2) sedangkan kerapatan lamun terendah berada di Berakit_2 dengan nilai (106,8 tegakan/m2). Tutupan lamun tertinggi berada di T_Bakau_1 dengan rata-rata (83,46 %). Sedangkan yang terendah berada di T_Bakau_2 dengan rata-rata (43,09 %). Biomassa pada lamun tertinggi berada di Pengudang dengan rata-rata sebesar (138,56 gr/m2) sedangkan biomassa terendah berada di Berakit_2 dengan rata-rata biomassa sebesar (19,03 gr/m2). Nitrogen tertinggi berada pada 2 lokasi yaitu Pengudang sebesar (0,758 %) dan T_Bakau_2 sebesar (0,758 %) sedangkan yang terendah berada di Berakit_1 dengan rata-rata total nitrogen sebesar (0,359 %). Terdapat hubungan yang positif berdasarkan korelasi antara kerapatan dan biomassa terhadap simpanan nitrogen pada lamun. Berdasarkan regresi kerapatan dan biomassa lamun berpengaruh signifikan terhadap simpanan nitrogen dengan nilai regresi = 0,642.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 580. Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman, Botany | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 02:56 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Aug 2025 02:56 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9769 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
