Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TATA CARA "UPACARA BASUH LANTAI" MASYARAKAT DAIK KABUPATEN LINGGA

MARDHATILLAH, MARDHATILLAH and Suhardi, Suhardi and Elfitra, Legi (2025) ANALISIS NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TATA CARA "UPACARA BASUH LANTAI" MASYARAKAT DAIK KABUPATEN LINGGA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
MARDHATILLAH_180388201028_PBSI_COVER...pdf - Published Version

Download (708kB)
[img] Text (Abstrak)
MARDHATILLAH_180388201028_PBSI_ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (337kB)
[img] Text (Bab 1)
MARDHATILLAH_180388201028_PBSI_BAB 1.pdf - Published Version

Download (297kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
MARDHATILLAH_180388201028_PBSI_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (301kB)
[img] Text (Full Text)
MARDHATILLAH_180388201028_PBSI_FULL TEXT..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi Basuh Lantai, salah satu upacara pasca-persalinan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Melayu di Daik, Lingga. Tradisi ini tidak hanya dimaknai sebagai proses penyucian fisik dan spiritual, tetapi juga menjadi wahana internalisasi nilai-nilai budaya dan karakter secara kolektif. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pelaku tradisi serta tokoh budaya setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen dalam prosesi Basuh Lantai mengandung simbol dan makna yang mencerminkan nilai-nilai luhur, seperti kesejahteraan, kerja keras, disiplin, kesehatan, gotong royong, kesopansantunan, hingga rasa syukur dan pikiran positif. Nilai-nilai tersebut tersimpan dalam bendabenda upacara seperti beras, kelapa, lilin, serta tindakan simbolik seperti melangkahi benang dan memberikan sesajen. Kearifan lokal ini bukan hanya bersifat ritualistik, tetapi juga edukatif karena menjadi bagian dari sistem pewarisan budaya melalui praktik hidup sehari-hari. Tradisi Basuh Lantai memperlihatkan peran penting folklor sebagai sarana pendidikan informal dalam masyarakat tradisional. Dengan mempertahankan struktur, simbol, dan pesan budaya yang terkandung di dalamnya, tradisi ini menjadi benteng nilai dan identitas lokal yang relevan untuk dikontekstualisasikan dalam pendidikan karakter di era modern. Oleh karena itu, pelestarian dan pemaknaan ulang terhadap tradisi ini sangat penting tidak hanya untuk menjaga kesinambungan budaya, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran nilai karakter dalam dunia pendidikan yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal. Kata kunci : Kearifan Lokal, Tradisi Basuh Lantai, Folklor Melayu, Nilai Karakter, Upacara PascaPersalinan

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDSuhardi, SuhardiNIP.19650815202121100
UNSPECIFIEDElfitra, LegiNIP.198501292015042002
Subjects: 800. Kesustraan > 801.2 Value, Influence, Effect of Literatures/Nilai-nilai dan Pengaruh Kesusastraan
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: user Bahasa1
Date Deposited: 13 Aug 2025 04:27
Last Modified: 13 Aug 2025 04:27
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9807

Actions (login required)

View Item View Item