MULYATI, MULYATI and Afrizal, Afrizal and Rahmi, Khairi (2025) STRATEGI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) DESA BUSUNG DALAM PENGELOLAAN WISATA BERKELANJUTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MULYATI_2105010025_Ilmu Pemerintahan_Cover.pdf - Published Version Download (456kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MULYATI_2105010025_Ilmu Pemerintahan_Abstrak.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (Bab I)
MULYATI_2105010025_Ilmu Pemerintahan_Bab I.pdf - Published Version Download (311kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MULYATI_2105010025_Ilmu Pemerintahan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MULYATI_2105010025_Ilmu Pemerintahan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Wisata Gurun Pasir Telaga Biru yang terbentuk dari bekas galian tambang pasir, yang terletak di Desa Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan. Kawasan ini kini berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dendang Bertuah. Fenomena yang menarik ialah transformasi lahan pascatambang menjadi objek wisata yang mendatangkan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi BUMDes Dendang Bertuah dalam pengelolaan wisata berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan teori strategi Geoff Mulgan (2009) yang mencakup lima indikator: tujuan (purposes), lingkungan (environment), pengarahan (direction), tindakan (action), dan pembelajaran (learning). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara kepada enam kategori informan (Kepala Desa, Ketua BUMDes, Anggota BUMDes, BPD, Pokdarwis, dan pelaku usaha lokal), serta dokumentasi terhadap aktivitas dan dokumen yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan BUMDes telah mencerminkan elemen-elemen strategi berkelanjutan, terutama dalam aspek tujuan pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan potensi lokal. (direction) belum tersusun secara sistematis dalam hal arah kebijakan secara sistematis dalam bentuk pedoman atau regulasi tertulis Kebijakan dan arahan lebih banyak disampaikan secara lisan melalui musyawarah desa atau pertemuan internal antara pihak Desa, BUMDes, dan Pokdarwis. Evaluasi pembelajaran (learning) Proses pembelajaran dalam pengelolaan wisata juga masih bersifat informal. Evaluasi terhadap kegiatan belum dilakukan secara berkala dan terstruktur. Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman sebelumnya belum di dokumentasikan secara sistematis, sehingga potensi perbaikan berulang cenderung terlewatkan. Diperlukan penguatan kelembagaan, pelatihan SDM yang berkelanjutan, serta legalitas lahan untuk mendukung pengelolaan wisata yang lebih profesional dan berkelanjutan di masa mendatang. Kata Kunci: Strategi, BUMDes, Wisata Berkelanjutan, Desa Busung
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmupemerintahan | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 07:20 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2025 07:20 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9842 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
