LIANDRAINY, VINI SURI and Wahjoe, Pangestoeti and Wayu Eko, Yudiatmaja (2025) JARINGAN ANTARPEMERINTAHAN DALAM MENANGANI KASUS KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
VINI SURI LIANDRAINY_2105020027_Ilmu Administrasi Negara - Cover.pdf - Published Version Download (720kB) |
|
|
Text (Abstrak)
VINI SURI LIANDRAINY_2105020027_Ilmu Administrasi Negara - Abstrak.pdf - Published Version Download (251kB) |
|
|
Text (BAB I)
VINI SURI LIANDRAINY_2105020027_Ilmu Administrasi Negara - BAB I.pdf - Published Version Download (239kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
VINI SURI LIANDRAINY_2105020027_Ilmu Administrasi Negara - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (222kB) |
|
|
Text (Full Teks)
VINI SURI LIANDRAINY_2105020027_Ilmu Administrasi Negara - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kekerasan seksual terhadap anak merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia yang berdampak pada fisik, psikis, dan sosial anak. Kota Tanjungpinang menunjukkan angka kekerasan seksual terhadap anak yang cukup tinggi dalam lima tahun terakhir, sehingga menuntut penanganan yang cepat, kolaboratif, dan terpadu dari berbagai pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme bekerjanya jaringan antarpemerintahan dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kota Tanjungpinang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, serta mengacu pada teori Intergovernmental Network dari O'Toole dan Meier (2004) yang terdiri dari enam dimensi: relationship patterns, network complexity, interdependence and collaboration, network structure, network management, dan levels of governance. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dengan triangulasi sebagai metode validasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sudah terbentuk koordinasi antarinstansi seperti DP3APM, UPTD PPA, dan Dinas Sosial, kerja sama yang dijalankan masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara menyeluruh. Permasalahan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan tenaga profesional, kurangnya pelatihan, minimnya anggaran, serta stigma sosial terhadap korban. Selain itu, struktur manajemen jaringan belum sepenuhnya mendukung proses penanganan kasus secara optimal.Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem koordinasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, dan penyusunan kebijakan terpadu lintas sektor agar perlindungan terhadap anak korban kekerasan seksual dapat ditingkatkan secara efektif dan berkelanjutan. Kata Kunci: Kekerasan seksual terhadap anak, Intergovernmental Network, Tanjungpinang.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 04:09 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2025 04:09 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
