Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

KEBIASAAN MAKANAN IKAN BELANAK (Planiliza planiceps, Valenciennes 1836) DI PERAIRAN MADONG, KELURAHAN KAMPUNG BUGIS, KOTA TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU

Putra, Darma Wijaya and Susiana, Susiana and Zahid, Ahmad (2025) KEBIASAAN MAKANAN IKAN BELANAK (Planiliza planiceps, Valenciennes 1836) DI PERAIRAN MADONG, KELURAHAN KAMPUNG BUGIS, KOTA TANJUNGPINANG, KEPULAUAN RIAU. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (COVER)
DARMA WIJAYA PUTRA_2002020044_Manajemen Sumberdaya Perairan_Cover.pdf - Published Version

Download (434kB)
[img] Text (ABSTRAK)
DARMA WIJAYA PUTRA_2002020044_Manajemen Sumberdaya PerairanAbstrak.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (BAB I)
DARMA WIJAYA PUTRA_2002020044_Manajemen Sumberdaya Perairan_BAB I.pdf - Published Version

Download (77kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DARMA WIJAYA PUTRA_2002020044_Manajemen Sumberdaya Perairan_Daftar Pustaka .pdf - Published Version

Download (199kB)
[img] Text (FULL TEKS)
DARMA WIJAYA PUTRA_2002020044_Manajemen Sumberdaya Perairan_Full Teks.pdf..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (764kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Ikan belanak merupakan ikan yang biasa hidup berdekatan dengan mangrove. Salah satu wilayah yang memiliki ekosistem mangrove adalah Kampung Madong. Kondisi ekosistem mangrove di Kampung Madong mengalami kerusakan, hal ini bisa membuat organisme di sekitarnya menjadi terganggu dan bisa saja organisme tersebut makanan bagi biota lainnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan jenis dan komposisi makanan ikan belanak berdasarkan jenis kelamin, ukuran, dan waktu (penghujan dan kemarau). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni – Desember 2024. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey. Penentuan titik sampling menggunakan metode purposive berdasarkan daerah tangkapan nelayan Kampung Madong. Analisis pada penelitian ini menggunakan chi square, mann-whitney u, dan kruskal-wallis. Jumlah sampel yang didapatkan selama penelitian yaitu 146 ekor ikan belanak, untuk variasi jenis kelamin jantan 37 ekor dan betina 109. Berdasarkan variasi ukuran kecil 69 ekor, sedang 60 ekor, dan besar 17 ekor. Berdasarkan waktu penghujan 75 ekor dan kemarau 71 ekor. Sebaran ukuran 160-216 mm terdapat 69 ekor, ukuran 217-273 mm terdapat 60 ekor, dan ukuran 274-354 mm terdapat 17 ekor. Jenis makanan ikan belanak di perairan kampung madong terdapat 4 kelompok yaitu mikroalga, zooplankton, detritus, dan krustasea dengan spesies sebanyak 13 jenis yaitu Pleurosigma sp., Navicula sp., Coscinodiscus sp., Skeletonema sp., Nitzschia sp., Amphora sp., Fragilaria sp., Diploneis sp., Rhizosolenia sp., Planktothrix sp., Copepoda sp., Detritus, dan krustasea. Mikroalga menjadi makanan utama pada setiap variasi jenis kelamin, ukuran maupun waktu (penghujan dan kemarau). Zooplankton dan detritus merupakan makanan tambahan. Krustasea hanya ikut termakan pada saat proses pengambilan makanan. Hasil uji chi square, mannwhitney u, dan kruskal-wallis semuanya mendapatkan nilai p lebih besar dari pada 0,05 yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan dari setiap variasi jenis kelamin, ukuran dan waktu (penghujan dan kemarau).

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDSusiana, SusianaNIP.198903272015042004
UNSPECIFIEDZahid, AhmadNIP.198212262022031002
Subjects: 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: user manajemenSP
Date Deposited: 12 Aug 2025 08:24
Last Modified: 12 Aug 2025 08:24
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9999

Actions (login required)

View Item View Item