NURILA, TIA and LINDA WATY, ZEN and FITRIA, ULFAH (2025) MARGIN DAN EFISIENSI PEMASARAN PADA KOMODITAS UDANG JERBUNG (Fenneropenaeus merguiensis) DI DESA PENGUJAN KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
TIA_NURILA_2102050001_Sosial_Ekonomi_Perikanan-Cover.pdf - Published Version Download (741kB) |
|
|
Text (Abstrak)
TIA_NURILA_2102050001_Sosial_Ekonomi_Perikanan-Abstrak.pdf - Published Version Download (214kB) |
|
|
Text (BAB I)
TIA_NURILA_2102050001_Sosial_Ekonomi_Perikanan-BAB I.pdf - Published Version Download (233kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
TIA_NURILA_2102050001_Sosial_Ekonomi_Perikanan-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (198kB) |
|
|
Text (Full Teks)
TIA_NURILA_2102050001_Sosial_Ekonomi_Perikanan-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Desa Pengujan merupakan salah satu desa di Kabupaten Bintan dengan pekerjaan mayoritas masyarakat adalah nelayan tangkap udang jerbung. Nelayan menjual hasil tangkapannya langsung ke konsumen akhir, namun jauh lebih banyak menjual ke pedagang besar dikarenakan nelayan memiliki ketergantungan. Adanya perbedaan harga jual dari nelayan dengan para lembaga pemasaran, membuat rantai pemasaran menjadi panjang. Penelitian bertujuan menghitung margin pemasaran, fisherman share dan efisiensi pemasaran nelayan tangkap udang jerbung di Desa Pengujan. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Februari 2025 di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan pengambilan data berupa observasi, kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima saluran pemasaran yang dimana pada saluran I dan II margin pemasarannya adalah Rp0, sedangkan pada saluran III, IV dan V memiliki margin pemasaran berkisar antara Rp46.000-Rp46.667/kg udang jerbung. Fisherman share pada saluran pemasaran I dan II sebesar 100%, sedangkan fisherman share pada saluran pemasaran III, IV dan V berkisar antara 64-65%. Dengan demikian, fisherman share seluruh saluran pemasaran dikatakan efisien. Efisiensi pemasaran pada saluran pemasaran I dan II dikatakan efisien dikarenakan persentase berkisar 3-4%, sedangkan efisiensi pemasaran pada saluran III,IV dan V dikatakan tidak efisien dikarenakan nilai efisiensi pemasaran berkisar antara 7-17%.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi 300. Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi > 332 Financial Economics, Finance/Ekonomi Keuangan dan Finansial, Ekonomi Biaya dan Pembiayaan 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.2092 Fishermen/Nelayan 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.5 Culture of Crustacean/Peternakan Kepiting, Udang, Lobster |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan | |||||||||
| Depositing User: | user sosialEK | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 03:15 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2025 03:15 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10094 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
