SARTIKA, SARTIKA and Subiyakto, Rudi and Rahmi, Khairi (2025) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MITIGASI BENCANA DI KABUPATEN NATUNA (Studi Kasus: Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Cemaga). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Sartika_2105010032_Ilmu Pemerintahan_Cover.pdf - Published Version Download (319kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Sartika_2105010032_Ilmu Pemerintahan_Abstrak.pdf - Published Version Download (122kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Sartika_2105010032_Ilmu Pemerintahan_Bab 1.pdf - Published Version Download (137kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Sartika_2105010032_Ilmu Pemerintahan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (113kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Sartika_2105010032_Ilmu Pemerintahan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kabupaten Natuna merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di Desa Cemaga. Upaya mitigasi bencana telah diatur melalui Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2019 sebagai langkah pengurangan risiko bencana. Implementasi kebijakan di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan anggaran, minimnya sumber daya, rendahnya kesadaran masyarakat, serta belum optimalnya koordinasi antarinstansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan mitigasi bencana dalam penanganan Karhutla di Desa Cemaga, Kabupaten Natuna, dengan menggunakan teori implementasi George C. Edward III. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Desa Cemaga masih belum berjalan secara optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya, baik dari segi anggaran, peralatan, maupun tenaga kerja yang belum memadai. Selain itu, komunikasi yang belum merata turut menghambat penyampaian informasi secara cepat dan menyeluruh kepada masyarakat. Koordinasi antarinstansi seperti BPBD, DLHK, dan Damkar juga belum efektif, saat terjadi kebakaran, respons dari masing-masing instansi sering tidak selaras sehingga penanganan menjadi terlambat,akses lokasi yang sulit dan peralatan tidak memadai memperburuk dampak awal penanganan. Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan mitigasi juga masih terbatas dalam menanggulangi Kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah rawan seperti Desa Cemaga.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmupemerintahan | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 04:41 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2025 04:41 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10303 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
