NURMADIAH, AINUL and Safitri, Dian Prima and Sholeh, Chaerey Ranba (2026) ANALISIS PEMETAAN PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PENGELOLAAN GEOPARK NATUNA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
AINUL NURMADIAH_2105020010_IAN_Cover.pdf - Published Version Download (628kB) |
|
|
Text (Abstrak)
AINUL NURMADIAH_2105020010_IAN_Abstrak.pdf - Published Version Download (330kB) |
|
|
Text (BAB 1)
AINUL NURMADIAH_2105020010_IAN_BAB 1.pdf - Published Version Download (532kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
AINUL NURMADIAH_2105020010_IAN_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (300kB) |
|
|
Text (Full Teks)
AINUL NURMADIAH_2105020010_IAN_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran, tanggung jawab, dan kepentingan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan Geopark Natuna, serta merumuskan model pengembangan yang efektif berdasarkan pandangan para aktor terkait. Penelitian ini berfokus pada pemetaan pemangku kepentingan dalam pengelolaan Geopark Natuna serta pengembangan model ideal yang berkelanjutan bagi kawasan tersebut. Geopark Natuna, yang ditetapkan sebagai Geopark Nasional sejak 2018, menghadapi berbagai tantangan dalam tata kelola kolaboratif akibat keterbatasan sumber daya, koordinasi antar lembaga, serta rendahnya partisipasi masyarakat lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta validasi data menggunakan triangulasi sumber. Data dianalisis dengan kerangka teori stakeholder mapping (Johnson & Scholes) dan model kolaborasi Pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, swasta, akademisi, media, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Pengelola Geopark Natuna (BPGN), yang didominasi oleh aparatur pemerintah daerah, merupakan aktor kunci (key players) dalam pengelolaan geopark. Masyarakat lokal memiliki kepentingan tinggi namun pengaruh rendah dalam proses pengambilan keputusan. Model pengembangan ideal yang dihasilkan berlandaskan tiga pilar utama: konservasi, edukasi, dan ekonomi berkelanjutan, dengan rekomendasi penguatan kapasitas SDM lokal serta kemitraan publik-swasta yang lebih terstruktur. Rekomendasi penelitian ini adalah menekankan pentingnya penguatan kapasitas masyarakat lokal, pembentukan forum koordinasi lintas sektor, dan optimalisasi kemitraan publik-swasta.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 03:51 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Jan 2026 03:51 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10602 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
