TOPATI, GALIH and Darmawan, Eki and Charin, Rizky Octa Putri (2026) POLICY FAILURE PADA STREET FOOD BINTAN CENTER: PENGEMBANGAN KAWASAN EKONOMI BARU DI KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
GALIH_TOPATI_2205010010_Ilmu Pemerintahan - Cover.pdf - Published Version Download (567kB) |
|
|
Text (Abstrak)
GALIH_TOPATI_2205010010_Ilmu Pemerintahan - Abstrak.pdf - Published Version Download (238kB) |
|
|
Text (BAB 1)
GALIH_TOPATI_2205010010_Ilmu Pemerintahan - BAB 1.pdf - Published Version Download (329kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
GALIH_TOPATI_2205010010_Ilmu Pemerintahan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (254kB) |
|
|
Text (Full Teks)
GALIH_TOPATI_2205010010_Ilmu Pemerintahan - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Street Food Bintan Center merupakan program pengembangan kawasan ekonomi baru (new culinary zone) yang diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang pada tahun 2024 sebagai bagian dari kebijakan modernisasi pasar. Kawasan ini dirancang untuk mendukung pemberdayaan UMKM dan memperkuat perekonomian lokal. Namun, setelah diresmikan, kawasan mengalami penurunan jumlah pengunjung, berkurangnya tingkat keterisian kios, keluarnya pedagang, serta berbagai permasalahan dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya kegagalan kebijakan pada program Street Food Bintan Center. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan program dipengaruhi oleh lima indikator kegagalan kebijakan menurut Howlett et al. (2025), yaitu ketidaksiapan (unpreparedness), ketidakpastian (uncertainty), penyimpangan kepentingan (maliciousness), ketidakpatuhan (non-compliance), dan kegagalan pembelajaran (non-learning). Temuan penelitian memperlihatkan bahwa kegagalan tersebut ditandai oleh belum optimalnya koordinasi dan kesiapan kelembagaan, keterbatasan informasi dalam pengambilan keputusan, pergeseran orientasi implementasi dari pemberdayaan UMKM menuju orientasi finansial dalam pengelolaan aset daerah, rendahnya kepatuhan dan partisipasi kelompok sasaran, serta belum efektifnya pemanfaatan hasil evaluasi dan pengalaman kebijakan sebelumnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegagalan Street Food Bintan Center merupakan akumulasi berbagai risiko kebijakan yang tidak diantisipasi dan dikelola secara optimal sejak tahap perencanaan hingga implementasi.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmupemerintahan | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 01:28 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 01:28 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
