RAMAWATI SHAPUTRI, YESSY and Yudiatmaja, Wayu Eko and Azizi, Okky Rizki (2026) PELECEHAN SEKSUAL DALAM ORGANISASI PUBLIK: PENYEBAB, BENTUK, DAN DAMPAKNYA BAGI APARATUR SIPIL NEGARA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
YESSY_RAMAWATI_SHAPUTRI_2205020082_Ilmu_Administrasi_Negara - Cover.pdf - Published Version Download (507kB) |
|
|
Text (Abstrak)
YESSY_RAMAWATI_SHAPUTRI_2205020082_Ilmu_Administrasi_Negara - Abstrak.pdf - Published Version Download (437kB) |
|
|
Text (Bab I)
YESSY_RAMAWATI_SHAPUTRI_2205020082_Ilmu_Administrasi_Negara - Bab I.pdf - Published Version Download (459kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
YESSY_RAMAWATI_SHAPUTRI_2205020082_Ilmu_Administrasi_Negara - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (514kB) |
|
|
Text (Full Text)
YESSY_RAMAWATI_SHAPUTRI_2205020082_Ilmu_Administrasi_Negara - Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pelecehan seksual di lingkungan organisasi publik merupakan permasalahan yang berdampak terhadap kesejahteraan pegawai dan kinerja organisasi. Struktur birokrasi, relasi kekuasaan, serta budaya kerja yang permisif dapat meningkatkan risiko terjadinya pelecehan seksual dan mempengaruhi respons korban dalam menghadapi peristiwa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, mengidentifikasi bentuk-bentuk pelecehan seksual, serta mengkaji dampak yang dialami Aparatur Sipil Negara (ASN) di organisasi publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap empat informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab pelecehan seksual terbagi ke dalam faktor pendorong, faktor penarik, dan faktor penentu. Bentuk pelecehan yang ditemukan meliputi pelecehan verbal, nonverbal, visual, dan fisik, dengan pelecehan verbal sebagai bentuk yang paling dominan. Selain itu, pelecehan seksual menimbulkan dampak berupa gangguan psikologis, gejala Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD), penurunan kinerja, serta meningkatnya intention to quit. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelecehan seksual di organisasi publik dipengaruhi oleh faktor individu dan lingkungan organisasi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pencegahan yang komprehensif, mekanisme pelaporan yang efektif, serta penguatan budaya kerja yang aman, inklusif, dan saling menghormati.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:05 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:05 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12355 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
