TIKA ADISTI, NADIA and Poti, Jamhur and Firman, Firman (2024) EVALUASI PELAKSANAAN SISTEM ZONASI PADA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2023 (STUDI KASUS SMA NEGERI 3 TANJUNGPINANG). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
NADIA TIKA ADISTI_2005020034_IAN_Cover.pdf - Published Version Download (726kB) |
|
|
Text (Abstrak)
NADIA TIKA ADISTI_2005020034_IAN_Abstrak.pdf - Published Version Download (119kB) |
|
|
Text (Bab I)
NADIA TIKA ADISTI_2005020034_IAN_Bab I.pdf - Published Version Download (380kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
NADIA TIKA ADISTI_2005020034_IAN_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (298kB) |
|
|
Text (Full Text)
NADIA TIKA ADISTI_2005020034_IAN_Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penerimaan Peserta Didik Baru pada sistem zonasi telah dilakukan sejak tahun 2017. Namun selama sistem zonasi ini diberlakukan belum bisa menjamin pemerataan jumlah daya tampung siswa yang diterima disetiap sekolah, sebab masih ada salah satu sekolah yang menerima jumlah siswa tidak sampai pada rencana daya tampung yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pelaksanaan sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru pada tahun 2023 di Kota Tanjungpinang. Dalam penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan yakni indikator evaluasi menurut Dunn (2000) yaitu Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Perataan, Responsivitas dan Ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem zonasi yang telah diterapkan pada Tahun 2023 pada dimensi efektifitas menunjukkan bahwa pelaksanaan PPDB pada sistem zonasi tidak terlaksana dengan optimal sesuai dengan aturan yang tercantum dalam Juknis. Pada dimensi efisiensi menunjukkan bahwa pihak dinas telah melakukan sejumlah usaha untuk dapat mencapai pemerataan daya tampung namun hasil pelaksanaan yang terjadi dilapangan tidak bisa dianggap efisien sebab masyarakatnya sendiri masih menganut paham mengenai sekolah favorit ataupun sekolah turun temurun. Pada dimensi kecukupan menunjukkan bahwa sarana dan prasarana di Kota Tanjungpinang belum dilakukan secara merata. Pada dimensi perataan menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem zonasi pada Tahun 2023 tidak dapat menjamin pemerataan rencana daya tampung yang diterima di setiap sekolah. Kemudian yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan sistem zonasi ialah masih terdapat stigma sekolah favorit dilingkungan masyarakat, masih terdapat oknum yang melakukan hal-hal diluar dari prosedur selama pelaksanaan PPDB, keterbatasan sarana dan prasarana di beberapa sekolah, dan tidak meratanya kuota rencana daya tampung disetiap sekolah.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2024 02:16 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2024 02:16 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/8222 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
