FERNANDA, MUHAMMAD and Adhayanto, Oksep and Nuraini, Lia (2025) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENGEMUDI OJEK ONLINE DALAM PESANAN FIKTIF OLEH KONSUMEN (DI KANTOR CABANG MAXIM KOTA TANJUNGPINANG). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MUHAMMAD_FERNANDA_190574201058_Hukum - Cover.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MUHAMMAD_FERNANDA_190574201058_Hukum - Abstrak.pdf - Published Version Download (46kB) |
|
|
Text (BAB I)
MUHAMMAD_FERNANDA_190574201058_Hukum - BAB I.pdf - Published Version Download (122kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MUHAMMAD_FERNANDA_190574201058_Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (153kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MUHAMMAD_FERNANDA_190574201058_Hukum - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pesanan fiktif sering juga terjadi di Kota Tanjungpinang yang dialami oleh para pengemudi ojek online termasuk layanan Food and Shop. Sebenarnya pembatalan pesanan ini bisa saja dilakukan jika menu tidak tersedia dalam layanan delivery, perubahan Alamat tujuan customer, lokasi pengemudi jauh dan tidak responsif. Namun pada beberapa momen ada customer membatalkan pesanan tanpa alasan yang pasti sehingga merugikan pihak driver dari segi waktu, saldo, dan minyak kendaraan. Adapun tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Perlindungan Hukum Terhadap Pengemudi Ojek Online Dalam Pesanan Fiktif Oleh Konsumen (di Kantor Cabang Maxim Kota Tanjungpinang). Metode Penelitian yang penulis gunakan ialah penelitian empiris sebagai pedoman untuk mengelola data yang diperoleh dari hasil wawancara bersama narasumber. Hasil penelitian ini ialah Di Indonesia regulasi yang mengatur mengenai ojek online ataupun transportasi online belum diatur secara spesifik dan komprehensif, Orderan fiktif pada kegiatan pengangkutan transportasi online layanan Maxim yang dialami oleh Para Pengemudi Maxim Tanjungpinang, orderan fiktif yang sering terjadi pada layanan Food and Shop. Pihak Maxim selaku pengelola layanan aplikasi Maxim tidak bertanggungjawab atas kerugian yang diderita oleh Pengemudi Maxim selaku mitranya akibat orderan fiktif tersebut. Kesimpulan dari Penelitian ini perlindungan preventif yang diterapkan dalam orderan fiktif ini ialah berupa himbauan Maxim Cabang Tanjungpinang kepada Para Pengemudi Maxim Tanjungpinang untuk lebih berhati-hati lagi dalam menerima pesanan Sedangkan untuk perlindungan represif Pihak Maxim akan memblokir akun pengguna Maxim yang terdeteksi telah melakukan 5 (lima) kali orderan fiktif, namun Pihak Maxim tidak bisa mengganti rugi kerugian yang diderita oleh Pengemudi Maxim Tanjungpinang akibat orderan fiktif.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Private Law/Hukum Privat, Hukum Perdata | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 08 Aug 2025 07:09 | |||||||||
| Last Modified: | 08 Aug 2025 07:09 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/9804 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
