RAMADHANI, ZAHRA REVY and Setiawan, Azhari and Swastiwi, Anastasia Wiwik (2025) PENCEGAHAN KEGIATAN ILEGAL SHIP-TO-SHIP DI BATAM STUDI KASUS: KAPAL TB AN DING DI PERAIRAN BATAM. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Zahra Revy Ramadhani_2105050055_Ilmu Hubungan Internsional_Cover_compressed.pdf Download (340kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Zahra Revy Ramadhani_2105050055_Ilmu Hubungan Internasional_Abstrak.pdf - Published Version Download (432kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Zahra Revy Ramadhani_2105050055_Ilmu Hubungan Internasional_BAB 1.pdf - Published Version Download (621kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Zahra Revy Ramadhani_2105050055_Ilmu Hubungan Internasional_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (741kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Zahra Revy Ramadhani_2105050055_Ilmu Hubungan Internasional_Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Aktivitas ilegal ship-to-ship (STS) di wilayah perairan Batam, seperti pada kasus kapal TB AN DING, merupakan ancaman nyata terhadap sistem keamanan maritim nasional. Kajian ini menggunakan pendekatan teori keamanan maritim untuk mengurai penyebab utama, konsekuensi, serta langkah-langkah strategis dalam menanggulangi praktik ilegal tersebut. Ditemukan bahwa kurangnya pengawasan berbasis teknologi, kelemahan dalam regulasi, dan minimnya koordinasi antar lembaga menjadi pemicu utama maraknya kegiatan STS ilegal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan ship-to-ship (STS) ilegal di perairan Batam dengan studi kasus kapal TB An Ding, serta merumuskan strategi pencegahan yang relevan. Kegiatan STS ilegal merupakan salah satu bentuk kejahatan maritim lintas negara yang tergolong dalam kategori criminal flows berdasarkan konsep Blue Crime yang dikembangkan oleh Bueger dan Edmunds (2020). Melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumen, penelitian ini mengungkap karakteristik aktivitas STS ilegal yang melibatkan jaringan terorganisir, eksploitasi celah hukum, serta indikasi praktik penyalahgunaan wewenang dan dokumen kapal palsu. Dampak dari aktivitas ini mencakup kerugian negara akibat penghindaran pajak dan bea cukai, potensi kerusakan lingkungan laut, serta menurunnya kredibilitas otoritas maritim. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antarlembaga, pengawasan digital berbasis AIS (Automatic Identification System), serta harmonisasi regulasi sebagai strategi pencegahan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam menghadapi kompleksitas kejahatan maritim kontemporer di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 08:48 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2025 08:48 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10052 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
