RISPATI, MELI and Rahma, Syafitri and Casiavera, Casiavera (2025) PENYEBAB TINGGINYA ANGKA STUNTING DI KELURAHAN RANAI KOTA KABUPATEN NATUNA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MELI RISPATI_2105030009_Sosiologi - Cover.pdf - Published Version Download (705kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MELI RISPATI_2105030009_Sosiologi - Abstrak.pdf - Published Version Download (396kB) |
|
|
Text (BAB I)
MELI RISPATI_2105030009_Sosiologi - BAB I.pdf - Published Version Download (976kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MELI RISPATI_2105030009_Sosiologi - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (378kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MELI RISPATI_2105030009_Sosiologi - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Permasalahan stunting masih menjadi isu krusial dalam kesehatan masyarakat, terutama pada anak balita. Di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Natuna, kasus stunting menunjukkan angka yang mengkhawatirkan dimana Natuna merupakan angka tertinggi ke dua setelah Lingga dengan angka 18 persen. Salah satu wilayah dengan angka stunting tertinggi adalah Kelurahan Ranai Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab tingginya angka stunting di Kelurahan Ranai Kota Kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari ibu yang memiliki anak stunting, kader posyandu, serta tenaga kesehatan setempat. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Temuan ini dianalisis menggunakan teori strukturasi Anthony Giddens, yang menunjukkan bahwa struktur sosial (seperti ketersediaan fasilitas dan tekanan ekonomi) dan agen (pilihan ibu dalam mengasuh dan memberi makan anak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama tingginya angka stunting di Kelurahan Ranai Kota disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi, pola asuh yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak, ketidakpercayaan ibu terhadap layanan kesehatan dan edukasi gizi, serta faktor sosial ekonomi keluarga yang membatasi pemenuhan kebutuhan gizi anak. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun struktur seperti fasilitas kesehatan tersedia, pilihan dan tindakan ibu dalam pengasuhan anak dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi dan kurangnya edukasi yang memberdayakan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum 300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362 Social Welfare, Problems and Services/Kesejahteraan Sosial, Permasalahan dan Layanan Sosial |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 06:53 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2025 06:53 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10090 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
