ANGGARIAYANTO, AVIE and Miranti, Shavika and Bakkara,, Okto Rimandi (2025) PENGARUH JENIS PAKAN SEGAR TERHADAP PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (Scylla tranquebarica). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
AVIE ANGGARIAYANTO_18024243028_Budidaya Perairan - Cover.pdf - Published Version Download (340kB) |
|
|
Text (Abstrak)
AVIE ANGGARIAYANTO_18024243028_Budidaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (238kB) |
|
|
Text (BAB I)
AVIE ANGGARIAYANTO_18024243028_Budidaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version Download (242kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
AVIE ANGGARIAYANTO_18024243028_Budidaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (Full Teks)
AVIE ANGGARIAYANTO_18024243028_Budidaya Perairan - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (757kB) | Request a copy |
Abstract
Kepiting bakau (Scylla tranquebarica) merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan permintaan yang terus meningkat di pasar domestik maupun internasional. Harga jual kepiting bakau berkisar antara Rp70.000–130.000/kg, tergantung ukuran dan kualitas. Namun, budidaya kepiting bakau menghadapi tantangan seperti tingginya ketergantungan pada pakan ikan rucah yang kandungan nutrisinya tidak stabil. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pakan segar yang memiliki kandungan nutrisi tinggi dan mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis pakan segar yang berbeda, yaitu ikan tamban (Sardinella fimbriata), kerang darah (Anadara granosa), dan usus ayam terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan pada kepiting bakau. Penelitian dilakukan selama 50 hari di keramba jaring apung menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan kerang darah memberikan hasil terbaik dengan laju pertumbuhan harian 0,92 g/hari, bobot mutlak 43,33 g, FCR 8,64, dan efisiensi pemanfaatan pakan 11,94%. Kelangsungan hidup pada semua perlakuan sama, yaitu 83,33%. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal dengan suhu 29–31°C, pH 7,8–8,1, salinitas 28–29 ppt, dan oksigen terlarut 5,7 5,9 ppm. Penelitian ini menunjukkan bahwa kerang darah dapat menjadi alternatif pakan segar yang efektif untuk budidaya kepiting bakau dan berpotensi meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan produksi budidaya.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Budidaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user BDP | |||||||||
| Date Deposited: | 14 Aug 2025 02:29 | |||||||||
| Last Modified: | 14 Aug 2025 02:29 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10109 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
