Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

PENGARUH PEMBERIAN VITOMOLT PADA PAKAN DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) BERKELAMIN JANTAN

MILINDA, TIKA and Muzahar, Muzahar and Bakkara, Okto Rimandi (2025) PENGARUH PEMBERIAN VITOMOLT PADA PAKAN DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) BERKELAMIN JANTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
TIKA MILINDA_180254243003_Budidaya Perairan - Cover.pdf - Published Version

Download (612kB)
[img] Text (Abstrak)
TIKA MILINDA_180254243003_Budidaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version

Download (96kB)
[img] Text (BAB I)
TIKA MILINDA_180254243003_Budidaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version

Download (100kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
TIKA MILINDA_180254243003_Budidaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (134kB)
[img] Text (full Teks)
TIKA MILINDA_180254243003_Budidaya Perairan - Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui budidaya. Salah satu Kendala utama dalam pembesaran rajungan adalah proses molting yang tidak teratur, yang mempengaruhi pertumbuhan dan efisiensi pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasikan pengaruh penambahan Vitomolt (ekstrak bayam) pada pakan dengan dosis berbeda terhadap performa pertumbuhan rajungan jantan. Penelitian ini dilakukan selama 40 hari di Balai Benih Ikan (BBI) Pengujan, Kabupaten Bintan, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan: tanpa Vitomolt (kontrol) dan Vitomolt dosis 600 µ/g, 800 µ/g, 1000 µ/g pakan. Rajungan diberi pakan ikan rucah sebesar 15% dari bobot tubuh (dibagi 7,5% pagi dan 7,5% sore). Parameter yang diamati meliputi persentase molting, waktu molting, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup (SR), rasio konversi pakan (FCR), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Vitomolt dengan dosis 1000 µ/g pakan memberikan hasil terbaik, dengan pertambahan bobot tertinggi, FCR terendah dan EPP tertinggi, serta waktu molting yang lebih cepat. Perlakuan ini juga menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi dan kualitas air yang tetap berada dalam kisaran optimal. Penerapan Vitomolt dalam pakan dapat meningkatkan efisiensi budidaya rajungan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDMuzahar, MuzaharNIP.197111062021211002
UNSPECIFIEDBakkara, Okto RimandiNIP.198910212022031006
Subjects: 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Budidaya Perairan
Depositing User: user BDP
Date Deposited: 13 Aug 2025 06:43
Last Modified: 13 Aug 2025 06:43
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10121

Actions (login required)

View Item View Item