PUTERI, ALIVIA SEPTIANI and Bakkara, Okto Rimandi and Wulandari, Rika (2025) VARIASI SALINITAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KONDISI FISIOLOGI PADA IKAN KERAPU CANTANG (Epinephelus fuscoguttatus >< Epinephelus lanceolatus). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ALIVIA SEPTIANI PUTERI_2102030006 - Cover.pdf - Published Version Download (715kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ALIVIA SEPTIANI PUTERI_2102030006 - Abstrak.pdf - Published Version Download (294kB) |
|
|
Text (BAB I)
ALIVIA SEPTIANI PUTERI_2102030006 - BAB I.pdf - Published Version Download (74kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ALIVIA SEPTIANI PUTERI_2102030006 - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (199kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ALIVIA SEPTIANI PUTERI_2102030006 - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan kerapu cantang merupakan hasil hibridisasi antara kerapu macan dan kerapu kertang, yang unggul dalam pertumbuhan, toleransi lingkungan, dan ketahanan penyakit. Namun, tingkat salinitas dalam budidaya sangat memengaruhi performa fisiologis dan pertumbuhannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat salinitas optimal bagi pertumbuhan dan kondisi fisiologi ikan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi salinitas terhadap pertumbuhan dan kondisi fisiologi ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus >< Epinephelus lanceolatus). Penelitian dilaksanakan secara eksperimental selama 60 hari di Laboratorium Marine Aquaculture Universitas Maritim Raja Ali Haji, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan salinitas (20, 25, 30, dan 35 ppt) dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi laju konsumsi oksigen, pertumbuhan bobot dan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup, serta kondisi fisiologis berupa morfologi insang dan tingkah laku ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salinitas 30 ppt memberikan hasil terbaik, ditandai dengan pertumbuhan bobot (20,54±0,612 g) dan panjang mutlak (10,26±0,291 cm) tertinggi, kelangsungan hidup tertinggi (73,33±11,547%). Nilai ini menunjukkan bahwa pada perlakuan B dengan salinitas 25 ppt memiliki laju konsumsi oksigen tertinggi yaitu (4,50±0,083) dan perlakuan C dengan salinitas 30 ppt memiliki laju konsumsi oksigen terendah dengan rata-rata (3,49±0,420). Struktur insang yang sehat, serta perilaku ikan yang aktif dan responsif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa salinitas 30 ppt merupakan kondisi optimal untuk mendukung pertumbuhan dan kestabilan fisiologis ikan kerapu cantang dalam sistem budidaya tertutup. Kata kunci: Kerapu cantang, Salinitas, Pertumbuhan, Morfologi insang, Laju konsumsi oksigen
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Budidaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user BDP | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2025 07:49 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2025 07:49 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10147 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
