Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

Analisis Pertimbangan Hakim dalam Pemidanaan Minimal Khusus Tindak Pidana Narkotika (Studi Putusan Nomor 250/PID.SUS/2024/PT.TPG)

SURYADI, TOMI and Endri, Endri and Syahputra, Irwandi (2025) Analisis Pertimbangan Hakim dalam Pemidanaan Minimal Khusus Tindak Pidana Narkotika (Studi Putusan Nomor 250/PID.SUS/2024/PT.TPG). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
TOMI_SURYADI_180574201093_Ilmu_Hukum - Cover.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Abstrak)
TOMI_SURYADI_180574201093_Ilmu_Hukum - Abstrak.pdf - Published Version

Download (118kB)
[img] Text (BAB 1)
TOMI_SURYADI_180574201093_Ilmu_Hukum - BAB 1.pdf - Published Version

Download (286kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
TOMI_SURYADI_180574201093_Ilmu_Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (188kB)
[img] Text (Full Teks)
TOMI_SURYADI_180574201093_Ilmu_Hukum - Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Tindak pidana penyalahgunaan narkotika merupakan salah satu tindak pidana yang diatur mengenai ketentuan batas minimum dan maksimum. Pemidanaan khusus ini diperuntukkan terhadap perbuatan yang dinilai sangat merugikan, membahayakan, meresahkan masyarakat dan merupakan perbuatan melanggar hukum yang dikategorikan sebagai pelanggaran yang diperberatkan dengan tujuan memberikan efek jera terhadap pelaku dan memperbaiki pelaku agar tindak pidana tidak terulang kembali. Namun dalam penerapannya masih terdapat putusan hakim yang memutuskan perkara di bawah ketentuan batas minimum hukuman penjara sehingga bertentangan dengan tujuan pemidanaan untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Putusan Nomor 250/PID.SUS/2024/PT TPG merupakan salah satu putusan yang memutus di bawah batas ketentuan minimum khusus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hakim terhadap pemidanaan di bawah ketentuan batas minimum khusus dalam tindak pidana narkotika dengan menggunakan teori Pertimbangan Hakim Mackenzie dengan pendekatan Ratio Decidendi. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dengan memperhatikan fakta materil. Analisis kajian menggunakan data sekunder atau bahan kepustakaan dengan melakukan penelusuran berkaitan dengan sumber dan literatur yang relevan yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif dengan teknik deduktif. Berdasarkan hasil analisis terhadap penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pertimbangan majelis hakim dalam menjatuhkan Putusan Nomor 250/PID.SUS/2024/PT TPG menggunakan pendekatan substansial dengan menggali fakta hukum kemudian berpedoman pada Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2017 untuk menyimpangi ancaman pidana minimum. Dengan Penerapan teori Mackenzie yang menekankan pentingnya diskresi hakim dalam menyesuaikan putusan dengan konteks sosial, tujuan hukum, dan proporsionalitas pemidanaan. Majelis hakim pengadilan banding menempatkan keadilan substantif di atas kepastian hukum formal, menjadikan putusan lebih manusiawi dan adil secara konkret.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDEndri, EndriNIP.198806262014041001
UNSPECIFIEDIrwandi, SyahputraNIP.199407192019031007
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 345.02 Crimes/Kejahatan
300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 345.05 Criminal Procedure/Hukum Acara Pidana
300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 347.03 Appelete Courts/Pengadilan Tingkat Banding
300. Ilmu Sosial > 360 Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial > 362.293 Narcotics Problems/Permasalahan Narkotik, Narkoba, Narkotika dan Obat-obat Terlarang
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: user ilmuhukum
Date Deposited: 15 Aug 2025 08:49
Last Modified: 15 Aug 2025 08:49
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10322

Actions (login required)

View Item View Item