RAHMADANI HARAHAP, ANNISHA and Hikmat Nugraha, Aditya and Anggraini, Rika (2025) ESTIMASI STOK KARBON PADA EKOSISTEM LAMUN DI PERAIRAN DESA PENGUJAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ANNISHA RAHMADANI HARAHAP_2002010021_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (532kB) |
|
|
Text (Bab I)
ANNISHA RAHMADANI HARAHAP_2002010021_Ilmu Kelautan_Bab I.pdf - Published Version Download (333kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ANNISHA RAHMADANI HARAHAP_2002010021_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (294kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ANNISHA RAHMADANI HARAHAP_2002010021_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (333kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ANNISHA RAHMADANI HARAHAP_2002010021_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pemanasan global yang terjadi terus menerus menyebabkan perubahan iklim, hal ini dikarenakan perubahan suhu yang disebabkan oleh berbagai faktor yang biasa disebut gas rumah kaca seperti gas karbondioksida (CO2) dan metana (CH4). Salah satu solusi untuk pengurangan terhadap emisi karbon adalah dengan meningkatan jumlah vegetasi baik yang didarat maupun yang dilaut, hal ini karena, proses fotosintesis tumbuhan dapat mengikat CO2 yang tersimpan pada biomassa. Salah satu vegetasi pesisir yang mempunyai kemampuan menyerap karbon ialah ekosistem lamun. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kerapatan lamun dan biomassa lamun serta mengestimasi stok kabon pada biomassa dan sedimen lamun di Perairan Desa Pengujan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2024. Transek kuadran merupakan metode pengambilan data lamun dan sedimen menggunakan alat sedimen core yang terbuat dari pipa PVC. Analisis laboratorium terdiri dari pengolahan sampel biomassa dan karbon organik lamun dan sedimen menggunakan metode loss on ignation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 5 jenis lamun yaitu E.acoroides, T.hemprichii, C.rotundata, H.uninervis dan H.ovalis. Kerapatan lamun dilokasi penelitian tergolong sangat rapat dengan rata-rata 285,54 ind/m2 dengan kerapatan tertinggi terdapat di stasiun 1. Nilai biomassa lamun di stasiun 1 sebesar 238,742 gBK/m2 dan di stasiun 2 sebesar 184,010 gBK/m2 . Nilai stok karbon pada biomasa lamun (atas substrat dan bawah substrat) sebesar 0,690 MgC/ha dan di stasiun 2 sebesar 0,599 MgC/ha, dengan persentase karbon pada bagian bawah substrat lebih besar dibandingkan bagian atas substrat. Nilai stok karbon pada sedimen lamun di stasiun 1 sebesar 16,65 MgC/ha dan di stasiun 2 sebesar 28,33 MgC/ha Kata kunci: Kerapatan, Karbon Lamun, Karbon Sedimen, Perairan Desa Pengujan
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 25 Aug 2025 01:41 | |||||||||
| Last Modified: | 25 Aug 2025 01:41 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
