Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS YURIDIS PROBLEMATIKA PENCATATAN EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL DI KABUPATEN NATUNA

WAHYUNI PUTRI, SRI and Irman, Irman and Hendra, Arjuna (2021) ANALISIS YURIDIS PROBLEMATIKA PENCATATAN EKSPRESI BUDAYA TRADISIONAL DI KABUPATEN NATUNA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Full teks)
Sri_Wahyuni_Putri_170574201013_IlmuHukum - Sriwahyuni Putri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.umrah.ac.id

Abstract

Kabupaten Natuna memiliki berbagai warisan budaya yang harus dilestarikan dan memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan terutama terkait dengan sektor pariwisata dan industri ekonomi kreatif. Ketika suatu warisan budaya tersebut dikemas dengan apik maka dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah tersebut sehingga nantinya masyarakat dan pemerintah dapat memperkenalkan warisan budaya Kabupaten Natuna kepada wisatawan dan dunia internasional serta hal ini tentunya memiliki suatu nilai ekonomis yang besar. Hingga saat ini Ekspresi Budaya Tradisional Kabupaten Natuna yang baru dicatatkan sebanyak 4 (empat) budaya, pada faktanya masih banyak Ekspresi Budaya Tradisional Kabupaten Natuna yang belum di catatkan. Yang menjadi permasalahan dari penelitian ini yaitu apa yang menjadi problematika pencatatan Ekspresi Budaya Tradisional di Kabupaten Natuna. Kedua, bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap Ekspresi Budaya Tradisional di Kabupaten Natuna, hal ini dikarenakan penulis ingin mengetahui sejauh mana perlindungan hukum terhadap Ekspresi Budaya Tradisional jika merujuk pada Undang-Undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta. Teori yang digunakan penulis dalam penelitian ini ialah teori perlindungan hukum dan teori kepastian hukum. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yakni Metode Penelitian Kualitatif dengan jenis Penelitian Normatif melalui pendekatan Peraturan Perundang-Undangan. Adapun hasil pertama dari penelitian ini yakni terdapat 6 (enam) problematika pencatatan Ekspresi Budaya Tradisional yakni kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya sosialisasi pemerintah daerah, letak geografis Kabupaten Natuna, dokumentasi yang sudah musnah, sikap apatis masyarakat, dan belum memiliki sarana pertunjukan kesenian yang memadai. Hasil kedua yaitu, bentuk perlindungan hukum dari Ekspresi Budaya Tradisional tersebut yakni berupa penerbitan Sertifikat Kekayaan Intelektual Ekspresi Budaya Tradisional yang diterbitkan oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDIrman, IrmanNIP.198812252019031010
UNSPECIFIEDHendra, ArjunaNIP.196612021997031003
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 302.2 Communication/Komunikasi
300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 390.0072 Research Methods/Metode Riset Penelitian tentang Adat Istiadat dan Kebiasaan
300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 394.4 Official Ceremonies and Observances/Upacara-upacara Resmi
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Admin Repositori UMRAH
Date Deposited: 30 Oct 2025 04:36
Last Modified: 30 Oct 2025 04:36
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10385

Actions (login required)

View Item View Item