ELISA, VERA and Baihaque, Muhd. Ridho and Prayetno, Eko (2026) ANALISIS MOTION SICKNESS INCIDENCE (MSI) TERHADAP VARIASI SUDUT DEADRISE PADA KAPAL KM. CITRA 168. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Vera_Elisa_2101030035_Teknik_Perkapalan_Cover.pdf.pdf - Published Version Download (922kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Vera_Elisa_2101030035_Teknik_Perkapalan_Abstrak.pdf.pdf - Published Version Download (425kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Vera_Elisa_2101030035_Teknik_Perkapalan_BAB I.pdf.pdf - Published Version Download (477kB) |
|
|
Text (Daftar pustaka)
Vera_Elisa_2101030035_Teknik_Perkapalan_Daftar Pustaka.pdf.pdf - Published Version Download (425kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Vera_Elisa_2101030035_Teknik Perkapalan_Full Teks.pdf.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kenyamanan penumpang merupakan salah satu aspek penting dalam perancangan dan pengoperasian kapal penumpang, terutama yang beroperasi pada rute perairan dengan kondisi gelombang terbuka. Salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kenyamanan pelayaran adalah bentuk lambung kapal, khususnya sudut deadrise, yang berperan dalam menentukan respons gerak kapal terhadap gelombang laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut deadrise terhadap karakteristik gerakan kapal dan nilai Motion Sickness Incidence (MSI) pada kapal penumpang KM. Citra 168. Analisis dilakukan menggunakan simulasi numerik berbasis perangkat lunak Maxsurf, dengan memodelkan enam variasi sudut deadrise, yaitu 10°, 13°, 18°, 20°, 23°, dan 28°. Simulasi seakeeping dilakukan pada kecepatan dinas 22 knot dengan kondisi gelombang beam sea (90°) dan head sea (180°), menggunakan spektrum gelombang JONSWAP berdasarkan data BMKG perairan Tanjungpinang–Johor Bahru. Parameter yang dianalisis meliputi Response Amplitude Operator (RAO) untuk gerakan roll, pitch, dan heave, serta perhitungan MSI mengacu pada standar ISO 2631. Hasil menunjukkan nilai MSI pada beam sea (gerakan roll) berada pada rentang 15,88%–88,21% (terendah deadrise 28°, tertinggi deadrise 10°). Pada head sea, MSI gerakan heave berada pada rentang 6,45%–9,21% (terendah deadrise 28°, tertinggi deadrise 10°). sedangkan MSI gerakan pitch berada pada rentang 4,65%–21,12% (terendah deadrise 18°, tertinggi deadrise 23°). Secara umum peningkatan deadrise menurunkan MSI pada gerakan heave, sementara pada pitching terdapat kenaikan signifikan pada deadrise 23°. Sudut deadrise 13° menghasilkan kinerja paling optimal dengan nilai MSI terendah dan respons gerak kapal yang stabil, sehingga direkomendasikan untuk meningkatkan kenyamanan pelayaran KM. Citra 168. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan sudut deadrise menurunkan respons gerakan heave dan pitch, sehingga berdampak pada penurunan nilai MSI. Kata Kunci: Sudut Deadrise, Seakeeping, RAO, Motion Sickness Incience (MSI), Kapal Penumpang.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 620 - 629 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 623.8 Nautical Engineering and Seamanship/Teknik Perkapalan, Teknik Nautika dan Ilmu Angkatan laut | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan | |||||||||
| Depositing User: | user teknikperkapalan | |||||||||
| Date Deposited: | 26 Jan 2026 03:35 | |||||||||
| Last Modified: | 26 Jan 2026 03:35 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10530 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
