Lubis, Tri Nurdinda and Miranti, Shavika and Bakkara, Okto Rimandi (2026) AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KUNYIT (Curcuma longa L.) DAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP BAKTERI Vibrio alginolyticus DAN Staphylococcus epidermidis. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Tri_Nurdinda_Lubis_2202030005_ Budidaya Perairan - Cover.pdf - Published Version Download (836kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Tri_Nurdinda_Lubis_2202030005_ Budidaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (200kB) |
|
|
Text (BAB I)
Tri_Nurdinda_Lubis_2202030005_ Budidaya Perairan - Bab I.pdf - Published Version Download (244kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Tri_Nurdinda_Lubis_2202030005_ Budidaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (209kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Tri_Nurdinda_Lubis_2202030005_ Budidaya Perairan - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
TRI NURDINDA BR LUBIS. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kunyit (Curcuma longa L.) Dan Bawang putih (Allium sativum) Terhadap Bakteri Vibrio alginolyticus Dan Staphylococcus epidermidis. Dibimbing oleh SHAVIKA MIRANTI dan OKTO RIMANDI BAKKARA. Vibrio alginolyticus dan Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri patogen yang sering ditemukan pada sistem budidaya ikan dan berpotensi menimbulkan infeksi. Kunyit (Curcuma longa L.) dan bawang putih (Allium sativum) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti kurkumin, allicin, flavonoid, saponin, dan steroid yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak kunyit dan bawang putih terhadap Vibrio alginolyticus dan Staphylococcus epidermidis secara in vitro menggunakan metode difusi cakram. Penelitian dilakukan melalui pembuatan ekstrak dengan metode maserasi, pengujian rendemen, identifikasi senyawa aktif secara kualitatif, karakterisasi biokimia bakteri uji, serta pengujian aktivitas antibakteri pada berbagai konsentrasi ekstrak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ekstrak memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri uji, Ekstrak kunyit menunjukkan daya hambat kategori sedang terhadap V. alginolyticus (5,1 ± 0,1 mm) dan S. epidermidis (5,13 ± 0,15 mm), sedangkan ekstrak bawang putih menunjukkan daya hambat kategori sedang terhadap S. epidermidis (5,03 ± 0,06 mm) dan kategori lemah terhadap V. alginolyticus (4,6 ± 0,32 mm). Hasil ini menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak kunyit dan bawang berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami alternatif dalam pengendalian penyakit ikan. Kata kunci: Antibakteri, Ekstrak, Vibrio alginolyticus, Staphylococcus epidermidis
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.32 Fish Culture in Salt Water/Peternakan Ikan Air Asin dan Air Payau | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Budidaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user BDP | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 02:25 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Jan 2026 02:25 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10593 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
