HS, SALVA and Asep, Ma'mun and Mario Putra, Suhana (2026) DISTRIBUSI IKAN PELAGIS BERDASARKAN TEKNOLOGI HIDROAKUSTIK DAN KAITANNYA TERHADAP PARAMETER LINGKUNGAN DI PERAIRAN KIJANG BINTAN TIMUR. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
SALVA_ENOARISA_AFADIAN_HS_2002010022_ILMU_KELAUTAN-Cover.pdf - Published Version Download (695kB) |
|
|
Text (Abstrak)
SALVA_ENOARISA_AFADIAN_HS_2002010022_ILMU_KELAUTAN-Abstrakpdf.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (BAB 1)
SALVA_ENOARISA_AFADIAN_HS_2002010022_ILMU_KELAUTAN-Bab 1.pdf Download (299kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
SALVA_ENOARISA_AFADIAN_HS_2002010022_ILMU_KELAUTAN-Daftar Pustaka.pdf Download (291kB) |
|
|
Text (Full Teks)
SALVA_ENOARISA_AFADIAN_HS_2002010022_ILMU_KELAUTAN-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Perairan Kijang di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, memiliki karakteristik air sangat jernih dan zona intertidal terluas di antara wilayah sekitarnya. Zona ini mendukung produktivitas dan keanekaragaman organisme laut, terutama ikan pelagis. ). Zona ini merupakan daerah yang paling sempit bila dilihat dari luasannya, namun memiliki keragaman dan kelimpahan organisme yang relatif lebih tinggi dan unik dibandingkan dengan habitat laut lainnya. Penelitian ini memanfaatkan teknologi hidroakustik dan data tangkapan nelayan untuk menganalisis struktur ukuran, densitas, dan distribusi ikan pelagis kecil serta hubungannya dengan parameter lingkungan laut seperti suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), kecerahan, dan klorofil-a. Ikan pelagis kecil berukuran 2–26 cm dengan Target Strength -66 hingga -50 dB, dominan berukuran 3–4 cm (18%). Tangkapan nelayan juga didominasi ikan teri (Stolephorus commersonii) ukuran 3– 4 cm (36,8%). Distribusi ikan pelagis kecil di perairan sei enam sangat bervariasi dan tidak merata yaitu kisaran dari 380 - 4153 (1000ind/m3). Nilai densistas ikan pelagis tertinggi yaitu (≥2000 ind/m3) ditemukan pada jarak ± 1 km dari pesisir pantai. Sedangkan nilai densitas terendah (≤2000 ind/m3) tersebar dibeberapa titik jalur akustik.. Densitas ini berkorelasi positif dengan suhu, salinitas, dan pH, serta negatif dengan DO dan kecerahan, menunjukkan pengaruh metabolisme, osmoregulasi, dan potensi perubahan habitat akibat kondisi lingkungan yang tidak mendukung.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.2 Commercial Fishing/Penangkapan Ikan untuk Tujuan Komersial | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 06:35 | |||||||||
| Last Modified: | 02 Feb 2026 06:35 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10710 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
