DEWI, INTAN KUMALA and Irwandi, Syahputra and Ayu, Efritadewi (2026) ANALISIS YURIDIS PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PEMBATALAN PUTUSAN TINGKAT PERTAMA PADA PUTUSAN NOMOR 124/PID/2024/PT TPG TERKAIT PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
INTAN KUMALA DEWI_2105040071_lmu Hukum-Cover.pdf - Published Version Download (735kB) |
|
|
Text (Abstrak)
INTAN KUMALA DEWI_2105040071_lmu Hukum-Abstrak.pdf - Published Version Download (414kB) |
|
|
Text (Bab I)
INTAN KUMALA DEWI_2105040071_lmu Hukum-Bab I.pdf - Published Version Download (498kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
INTAN KUMALA DEWI_2105040071_lmu Hukum-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (356kB) |
|
|
Text (Full Teks)
INTAN KUMALA DEWI_2105040071_lmu Hukum-Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini menganalisis pertimbangan hakim dalam pembatalan putusan tingkat pertama pada Putusan Nomor 124/PID/2024/PT TPG terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Permasalahan muncul ketika Pengadilan Tinggi Tanjungpinang membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Batam Nomor 151/Pid.B/2024/PN BTM yang menyatakan terdakwa Roliati bersalah melakukan pencurian dalam keadaan memberatkan dan menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun. Pengadilan Tinggi justru membebaskan terdakwa dari segala dakwaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam pembatalan putusan tingkat pertama pada Putusan Nomor 124/PID/2024/PT TPG terkait pencurian dengan pemberatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus dan pendekatan perundang-undangan. Sumber data meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah, serta bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi membatalkan putusan tingkat pertama karena pertimbangan hakim tingkat pertama kurang pertimbangan hukum. Majelis hakim tingkat pertama tidak mempertimbangkan kedudukan terdakwa sebagai orang kepercayaan direktur PT Active Marine Industries, tidak mempertimbangkan kejanggalan tidak diajukannya uang sebagai barang bukti, dan tidak dapat membuktikan kebenaran materil kepemilikan uang. Kesimpulan penelitian adalah pembatalan putusan didasarkan pada penilaian bahwa unsur-unsur tindak pidana pencurian dengan pemberatan tidak terpenuhi dan tidak adanya bukti yang cukup untuk menyatakan terdakwa bersalah sesuai dengan prinsip pembuktian dalam hukum acara pidana.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 345.01 Criminal Courts/Pengadilan Pidana, Pengadilan Kriminal 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 347.014 Judges/Hakim |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 01:38 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Feb 2026 01:38 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/10951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
