Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS PERBANDINGAN HUKUM ATAS KARYA YANG DIHASILKAN OLEH KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DALAM PERSPEKTIF HUKUM KEKAYAAN INTELEKTUAL ANTARA BEBERAPA NEGARA

SIHOMBING, SEBASTIAN ALBOEN and Lia, Nuraini and Ayu, Efritadewi (2026) ANALISIS PERBANDINGAN HUKUM ATAS KARYA YANG DIHASILKAN OLEH KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DALAM PERSPEKTIF HUKUM KEKAYAAN INTELEKTUAL ANTARA BEBERAPA NEGARA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
Sebastian_Alboen_Sihombing_2205040060_Ilmu Hukum - Cover.pdf - Published Version

Download (504kB)
[img] Text (Abstrak)
Sebastian_Alboen_Sihombing_2205040060_Ilmu Hukum - Abstrak.pdf - Published Version

Download (269kB)
[img] Text (BAB I)
Sebastian_Alboen_Sihombing_2205040060_Ilmu Hukum - Bab I.pdf - Published Version

Download (322kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Sebastian_Alboen_Sihombing_2205040060_Ilmu Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (274kB)
[img] Text (Full Teks)
Sebastian_Alboen_Sihombing_2205040060_Ilmu Hukum - Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu menghasilkan karya kreatif secara mandiri menimbulkan tantangan baru dalam sistem hukum kekayaan intelektual, khususnya terkait penentuan subjek pencipta dan pemberian perlindungan hukum atas karya yang dihasilkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perbandingan hukum atas karya yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan dalam perspektif hukum kekayaan intelektual antara beberapa negara, khususnya Indonesia, Amerika Serikat, dan Inggris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi pengaturan serta pengakuan hak atas karya yang dihasilkan dengan bantuan kecerdasan buatan di beberapa negara tersebut, serta menilai model pengaturan yang paling relevan bagi Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan hukum, yang bersifat deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amerika Serikat menolak perlindungan hak cipta terhadap karya AI murni dengan menekankan prinsip human authorship, Inggris memberikan perlindungan terbatas melalui konsep computer-generated works dengan tetap menunjuk manusia sebagai pencipta secara hukum, sementara Indonesia belum memiliki pengaturan eksplisit dan masih berpegang pada paradigma pencipta manusia. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu memberikan hak cipta atas karya yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI, namun perlu mengadopsi pendekatan hibrida dengan memberikan perlindungan hukum terhadap karya yang melibatkan kontribusi kreatif manusia dengan bantuan AI. Pendekatan ini dinilai paling seimbang untuk menjaga prinsip dasar hukum kekayaan intelektual sekaligus merespons perkembangan teknologi secara adaptif.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDLia, NurainiNIP.199007232019032015
UNSPECIFIEDAyu, EfritasdewiNIP.198906092019032015
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 340.2 Comparative Law/Hukum Perbandingan
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: user ilmuhukum
Date Deposited: 07 Jul 2026 02:53
Last Modified: 07 Jul 2026 02:53
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11025

Actions (login required)

View Item View Item