TRAVIS, DAVE and Chahyadi, Ferdi and Herikson, Rifaldi (2026) ANALISIS KEAMANAN JARINGAN BERBASIS MIKROTIK DENGAN METODE PORT KNOCKING DAN AUTO-BLOCKING. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Dave_Travis_2201020008_Teknik_Informatika_Cover.pdf - Published Version Download (513kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Dave_Travis_2201020008_Teknik_Informatika_Abstrak.pdf - Published Version Download (180kB) |
|
|
Text (BAB I)
Dave_Travis_2201020008_Teknik_Informatika_BAB I.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Dave_Travis_2201020008_Teknik_Informatika_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (218kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Dave_Travis_2201020008_Teknik_Informatika_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Keamanan layanan manajemen router MikroTik kategori low-cost menjadi perhatian serius mengingat lebih dari empat juta perangkat terpapar di internet dengan mayoritas masih menggunakan konfigurasi default yang rentan. Penelitian ini merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi arsitektur pertahanan berlapis berbasis port knocking pada router MikroTik hAP lite (RB941-2nD-TC) yang menangani empat vektor ancaman secara simultan: serangan brute force, reconnaissance dan sniffing, penyalahgunaan knock sequence, serta pemalsuan identitas jaringan (IP spoofing). Arsitektur mencakup MAC whitelist pada RAW table, static ARP reply-only, bogon address-list, cross-subnet ingress filter, mekanisme port knocking dua tahap (7000→8000), deteksi penyalahgunaan berbasis cascade tiga tahap, brute-force-detector berbasis scripting RouterOS, dan notifikasi real-time via Bot Telegram. Pengujian menggunakan metode penetration testing berbasis NIST SP 800-115 dalam kerangka Design Science Research (DSR) dengan matriks dua belas kondisi yang mengombinasikan dua sistem operasi, tiga sumber jaringan, dan dua fase implementasi, dilakukan pada auto-blocking saja, port knocking saja, dan metode gabungan keduanya secara terpisah. Hasil menunjukkan arsitektur secara konsisten mengubah status port dari open menjadi filtered, memblokir brute force dalam rata-rata kurang dari 10 detik, mendeteksi penyalahgunaan knock sequence secara efektif, serta mencegah akses melalui spoofing pada seluruh sumber yang dapat diuji, dengan keandalan notifikasi Telegram mencapai R = 1,0. Perbandingan ketiga metode mengonfirmasi bahwa auto-blocking dan port knocking saling melengkapi pada lapisan pertahanan yang berbeda, dan metode gabungan terbukti paling unggul dengan menutup seluruh celah struktural yang teridentifikasi pada kedua metode tunggal tanpa peningkatan beban komputasi pada perangkat.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum > 000. Ilmu Umum dan Komputer > 004.65.Jaringan Komunikasi Komputer 000_umum > 000. Ilmu Umum dan Komputer > 004.678.Internet |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Teknik > Program Studi Teknik Informatika | |||||||||
| Depositing User: | user Teknik Informatika | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 02:40 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 02:40 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11206 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
