AGUSTINA, DEVI DWI and Apriadi, Tri and Melani, Winny Retna (2026) HUBUNGAN KONSENTRASI FOSFAT DI AIR DAN SEDIMEN TERHADAP KERAPATAN LAMUN DI PERAIRAN DESA PENGUDANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
DEVI DWI AGUSTINA_2202020001_Manajemen Sumberdaya Perairan- Cover.pdf - Published Version Download (571kB) |
|
|
Text (Abstrak)
DEVI DWI AGUSTINA_2202020001_Manajemen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (191kB) |
|
|
Text (BAB I)
DEVI DWI AGUSTINA_2202020001_Manajemen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version Download (355kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DEVI DWI AGUSTINA_2202020001_Manajemen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text (Full Text)
DEVI DWI AGUSTINA_2202020001_Manajemen Sumberdaya Perairan- Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ekosistem lamun di Perairan Desa Pengudang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, antara lain sebagai habitat biota laut dan penstabil sedimen. Namun kondisi ekosistem lamun di wilayah ini menunjukan adanya indikasi penurunan yang diduga berkaitan dengan pengaruh aktivitas antropogenik seperti pembuangan limbah cair domestik, aktivitas perikanan, dan transportasi laut yang berpotensi meningkatkan masukan nutrien, khususnya fosfat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi fosfat di air dan sedimen, kerapatan lamun, komponen utama yang memengaruhi kerapatan lamun, serta hubungan antara konsentrasi fosfat air dan fosfat sedimen dengan kerapatan lamun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2025 di Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan. Metode penelitian menggunakan survei lapangan dengan teknik systematic random sampling yang dibagi ke dalam empat area pengamatan berdasarkan variasi kondisi habitat lamun. Area 1 dan 2 mewakili hamparan lamun yang luas dengan tekanan antropogenik rendah, sedangkan Area 3 dan 4 mewakili hamparan lamun yang lebih terbatas dan dipengaruhi aktivitas masyarakat pesisir. Alat yang digunakan meliputi GPS, water quality sampler, DO meter, transek kuadran 0,5 x 0,5 m, turbidimeter, sekop kecil, dan sieve net, sedangkan bahan berupa sampel air dan sedimen. Analisis fosfat dilakukan dengan metode spektrofotometri, sedangkan ukuran butir sedimen dianalisis menggunakan sieve net. Data dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi fosfat di air berkisar antara 0,034–0,081 mg/L dan telah melebihi baku mutu, sedangkan fosfat sedimen berkisar antara 11,53–28,92 mg/kg. Kerapatan lamun berkisar antara 44,00–272,36 ind/m², dengan kerapatan tertinggi pada Area 2 dan terendah pada Area 4. Hasil PCA menunjukkan bahwa kerapatan lamun lebih dipengaruhi oleh kondisi sedimen, terutama karakteristik substrat dan fosfat sedimen. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai berkisar antara -0,565 hingga 0,360 yang tergolong sangat lemah hingga sedang, sehingga hubungan antara fosfat dan kerapatan lamun tidak selalu berbanding lurus.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Habitat Improvement/Peningkatan Habitat Hewan, Peningkatan Habitat Binatang | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 07:16 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 07:16 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11340 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
