NAHERA, FAJAR ABELLINO and Ma'mun, Asep and Mujiyanto, Mujiyanto (2026) STUDI KONDISI LINGKUNGAN DAN DETEKSI KEBISINGAN BAWAH LAUT MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PASIF AKUSTIK DI PERAIRAN PULAU BULAN, KOTA BATAM. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
FAJAR ABELLINO NAHERA_2102010021_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (383kB) |
|
|
Text (Abstrak)
FAJAR ABELLINO NAHERA_2102010021_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (189kB) |
|
|
Text (BAB 1)
FAJAR ABELLINO NAHERA_2102010021_Ilmu Kelautan_BAB 1.pdf - Published Version Download (132kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
FAJAR ABELLINO NAHERA_2102010021_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (375kB) |
|
|
Text (Full Teks)
FAJAR ABELLINO NAHERA_2102010021_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Perairan Pulau Bulan, Kota Batam, memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi karena terletak secara strategis di jalur pelayaran internasional dekat Selat Singapura. Namun, tingginya mobilitas transportasi maritim di kawasan ini memicu peningkatan pencemaran polusi suara bawah air (underwater noise pollution) yang berisiko dapat mengganggu ekosistem serta kelangsungan hidup dari mamalia laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi rona lingkungan perairan, mengidentifikasi karakteristik sinyal akustik bawah air, serta mendeteksi dugaan keberadaan mamalia laut di Pulau Bulan, Kota Batam. Pengambilan data dilakukan pada Mei 2025 di tujuh stasiun menggunakan metode non-invasif berbasis teknologi pasif akustik (Passive Acoustic Monitoring/PAM) dengan perangkat hydrophone SQ26-H1, yang dikombinasikan dengan analisis parameter oseanografi fisik dan kimia air. Hasil analisis menggunakan perangkat lunak Audacity menunjukkan bahwa spektrum suara bawah air di perairan Pulau Bulan didominasi oleh kebisingan latar belakang (noise) yang berasal dari aktivitas antropogenik berupa suara mesin kapal pelayaran, serta suara alami seperti arus laut dan gelombang. Frekuensi dominan rekaman berkisar antara 800 Hz hingga 3.200 Hz dengan nilai frekuensi maksimum mencapai kisaran 43.000 Hz hingga 47.000 Hz. Selama periode pengamatan, tidak ditemukan adanya pola frekuensi spesifik yang mengindikasikan sinyal vokalisasi atau keberadaan mamalia laut. Ketiadaan deteksi ini diduga kuat dipengaruhi oleh intensitas kebisingan kapal yang tinggi sehingga memicu efek penutupan sinyal biologis (masking effect), serta durasi perekaman lapangan yang relatif singkat. Penelitian ini sangat penting dalam menyediakan data dasar (baseline data) mengenai kondisi lingkungan akustik perairan Pulau Bulan yang krusial bagi pengembangan strategi konservasi satwa laut serta pertimbangan tata kelola wilayah pesisir Batam di masa mendatang.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 620 - 629 Engineering and Allied Operations (Ilmu Teknik dan Ilmu yang Berkaitan) > 623.89 Navigation/Navigasi Kelautan, Navigasi Laut 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Population Control/Pengendalian Populasi Hewan, Pengendalian Populasi Binatang |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 07:24 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jul 2026 07:24 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
