LESTARI, RIRI HESTI and Ma'mun, Asep and Zulfikar, Andi (2026) KESESUAIAN WILAYAH TRASNPLANTASI LAMUN BERBASIS DATA SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS DESA PENGUDANG DAN DESA BERAKIT). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
RIRI HESTI LESTARI_2202010002_Ilmu Kelautan_Cover.pdf - Published Version Download (813kB) |
|
|
Text (Abstrak)
RIRI HESTI LESTARI_2202010002_Ilmu Kelautan_Abstrak.pdf - Published Version Download (192kB) |
|
|
Text (BAB I)
RIRI HESTI LESTARI_2202010002_Ilmu Kelautan_BAB I.pdf - Published Version Download (279kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
RIRI HESTI LESTARI_2202010002_Ilmu Kelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (Full Text)
RIRI HESTI LESTARI_2202010002_Ilmu Kelautan_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penurunan luasan padang lamun di Desa Pengudang dan Berakit mengindikasikan terjadinya degradasi terhadap padang lamun. Transplantasi merupakan metode restorasi yang efektif, namun keberhasilannya bergantung pada kesesuaian lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian parameter perairan dan mengetahui luasan serta distribusi spasial wilayah yang sesuai untuk transplantasi lamun. Pengumpulan data dilakukan pada bulan April hingga Mei 2025 di 108 titik pengamatan menggunakan Systematic Sampling with Random Start di empat area studi, meliputi parameter biologi (tutupan dan jenis lamun), fisika (suhu, pasang surut, kedalaman, kecepatan arus, dan sedimen), serta kimia (pH, salinitas, oksigen terlarut, nitrat, dan fosfat). Data dianalisis menggunakan Principal Component Analysis (PCA) untuk pembobotan parameter dan Weighted Overlay untuk analisis kesesuaian berbasis SIG. Hasil penelitian menunjukkan tujuh jenis lamun teridentifikasi, didominasi oleh Enhalus acoroides dan Thalassia hemprichii. Parameter kualitas perairan secara umum mendukung pertumbuhan lamun, kecuali salinitas yang rata-rata sebesar 27,47 ppt berada di bawah baku mutu 33–34 ppt, serta kandungan nitrat dan fosfat di beberapa lokasi yang melebihi batas yang dianjurkan. Tutupan lamun berkisar antara kategori jarang pada Area III dan IV hingga kategori sedang pada Area I dan II. Analisis PCA menghasilkan fosfat 13,46% dan nitrat 12,23% sebagai parameter berbobot tertinggi, diikuti komponen sedimen yang secara kumulatif berkontribusi sebesar 41%. Dari total 233,88 ha wilayah pengamatan, 49,68 ha tergolong sesuai dan 41,74 ha sangat sesuai sementara 81,44 ha tergolong cukup sesuai dan 61,02 ha kurang sesuai. Area II diidentifikasi sebagai rekomendasi prioritas karena kondisi parameter yang baik dan tidak adanya wilayah kurang sesuai di seluruh areanya.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 540 Kimia 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan | |||||||||
| Depositing User: | user ilmukelautan | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 01:57 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Aug 2026 07:06 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
