SALOMO, ADE and Putri, R. Marwita Sari and Novalina A, Sri (2026) PENDUGAAN UMUR SIMPAN MINUMAN SERBUK INSTAN BRUNOK (Acaudina molpadioides) DENGAN METODE ARRHENIUS. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ADE SALOMO_2202040002_Teknologi Hasil Perikanan - Cover.pdf Download (451kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ADE SALOMO_2202040002_Teknologi Hasil Perikanan - Abstrak.pdf - Published Version Download (192kB) |
|
|
Text (BAB I)
ADE SALOMO_2202040002_Teknologi Hasil Perikanan - BAB I.pdf - Published Version Download (224kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ADE SALOMO_2202040002_Teknologi Hasil Perikanan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (223kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ADE SALOMO_2202040002_Teknologi Hasil Perikanan - Fullteks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Brunok (Acaudina molpadioides) adalah jenis teripang yang banyak ditemukan di perairan Karimun, Kepulauan Riau, dengan kandungan protein tinggi serta berbagai mineral. Meskipun berpotensi sebagai bahan pangan fungsional, pemanfaatannya masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menduga umur simpan minuman serbuk instan brunok menggunakan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) model Arrhenius. Produk dibuat dalam tiga formulasi, yakni MFB1 (brunok 30%), MFB2 (brunok 35%), dan MFB3 (brunok 40%), yang dikombinasikan dengan jahe, temulawak, dan jeruk lemon. Seluruh sampel dikemas menggunakan aluminium foil dan disimpan selama 28 hari pada tiga suhu berbeda (35°C, 40°C, dan 45°C). Parameter mutu yang diamati meliputi kapang dan khamir, Total Plate Count (TPC), pH, aktivitas air (aw), dan warna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu penyimpanan, semakin cepat laju penurunan mutu produk pada semua parameter. Jumlah kapang, khamir, dan TPC meningkat seiring bertambahnya waktu dan suhu penyimpanan, namun masih berada di bawah batas maksimum SNI (2x10² CFU/g) selama pengujian. Nilai pH relatif stabil, sedangkan aktivitas air (aw) cenderung meningkat seiring waktu penyimpanan, berdasarkan metode Arrhenius dengan parameter kritis aktivitas air estimasi umur simpan yang diperoleh adalah: MFB1 selama 257,4 hari pada suhu 35°C, MFB2 selama 136,5 hari pada suhu 35°C, dan MFB3 selama 206,5 hari pada suhu 35°C. Formula MFB1 menunjukkan umur simpan terpanjang berdasarkan parameter aw, hal ini diduga berkaitan dengan proporsi temulawak yang lebih tinggi dibandingkan formula lainnya, sehingga dapat membantu menekan peningkatan aktivitas air selama penyimpanan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 660 - 669 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan) | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Teknologi Hasil Perikanan | |||||||||
| Depositing User: | user THP | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 03:44 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 03:47 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11409 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
