ALFONSO, KEVIN and Muzahar, Muzahar and Wulandari, Rika (2026) POTENSI EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum sanctum L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP Vibrio sp. PADA IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
KEVIN ALFONSO_2102030022_Budidaya Perairan_Cover.pdf - Published Version Download (380kB) |
|
|
Text (Abstrak)
KEVIN ALFONSO_2102030022_Budidaya Perairan_Abstrak.pdf - Published Version Download (100kB) |
|
|
Text (BAB I)
KEVIN ALFONSO_2102030022_Budidaya Perairan_BAB 1.pdf - Published Version Download (110kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
KEVIN ALFONSO_2102030022_Budidaya Perairan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (102kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
KEVIN ALFONSO_2102030022_Budidaya Perairan_Full teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Budidaya ikan kakap putih (Lates calcarifer) menghadapi ancaman infeksi Vibrio sp. yang dapat menyebabkan kematian tinggi. Penggunaan antibiotik sintetis sebagai pengendalian penyakit berpotensi menimbulkan resistensi bakteri dan residu, sehingga diperlukan alternatif berbahan alami. Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas antibakteri ekstrak daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap Vibrio sp. secara in vitro serta menentukan konsentrasi yang paling efektif. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Juli 2026 di Laboratorium Marine Biology, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji. Ekstrak daun kemangi diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diuji dengan metode difusi cakram menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, serta konsentrasi ekstrak 1.000, 3.000, dan 5.000 ppm. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan ekstrak menghasilkan zona hambat terhadap Vibrio sp., dengan rata-rata diameter berturut-turut 7,33 ± 0,58 mm, 9,83 ± 1,04 mm, dan 18,83 ± 2,02 mm, sedangkan kontrol positif sebesar 13,83 ± 0,76 mm. Analisis ANOVA menunjukkan perbedaan yang nyata antarperlakuan (p < 0,05). Disimpulkan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri terhadap Vibrio sp., dengan konsentrasi 5.000 ppm sebagai perlakuan paling efektif dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif antibakteri alami untuk pengendalian vibriosis pada budidaya ikan kakap putih.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.31 Fish Culture in Fresh Water/Peternakan Ikan Air Tawar, Budidaya Ikan Air Tawar | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Budidaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user BDP | |||||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 08:41 | |||||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 08:41 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11417 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
