SITANGGANG, MERINDA and Apriadi, Tri and Zulfikar, Andi (2026) MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR TINGKAT PENCEMARAN PERAIRAN DI ESTUARI SEI CARANG TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
Merinda Sitanggang_2202020022_Manajemen Sumberdaya Perairan - Cover.pdf - Published Version Download (529kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Merinda Sitanggang_2202020022_Manajemen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (216kB) |
|
|
Text (BAB I)
Merinda Sitanggang_2202020022_Manajemen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version Download (194kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Merinda Sitanggang_2202020022_Manajemen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text (Full Teks)
Merinda Sitanggang_2202020022_Manajemen Sumberdaya Perairan - Fullteks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perairan Sei Carang di Kota Tanjungpinang merupakan wilayah estuari yang dipengaruhi oleh aktivitas pasang surut serta aktivitas manusia seperti limbah domestik, transportasi, dan pascatambang bauksit yang berpotensi menurunkan kualitas perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelimpahan dan indeks ekologi, mengetahui tingkat pencemaran perairan Sei Carang berdasarkan keberadaan makrozoobentos dan hubungan antara kelimpahan makrozoobentos dengan parameter fisika-kimia perairan. Penelitian dilakukan di Perairan Sei Carang pada bulan Februari 2026 dan pengolahan data dari bulan Februari hingga Maret 2026. Pengambilan sampel menggunkan Ekman grab 30x30 cm dengan metode systematic random sampling sebanyak 30 titik sampel. Berdasarkan hasil identifikasi jenis makrozoobentos dijumpai sebanyak 35 genera, terdiri dari kelas Gastropoda (13 genera), Bivalvia (9 genera), Polychaeta (3 genera), Clitellata (5 genera) dan Malacostraca (5 genera) dengan total kelimpahan makrozoobentos di perairan Sei Carang sebesar 47,78 ind/m2. Nilai indeks ekologi makrozoobentos di perairan Sei Carang dengan nilai indeks keanekaragaman (2,90) kategori ”sedang” menunjukkan menandakan ekosistem masih cukup seimbang, keseragaman (0,82) kategori ”tinggi” menunjukkan jumlah individu tiap jenis relatif seimbang atau merata, dominansi (0,07) kategori “rendah” menunjukkan tidak ada spesies yang mendominansi komunitas makrozoobentos. Berdasarkan parameter lingkungan di Perairan Sei Carang, secara umum kualitas perairan masih memenuhi baku mutu air laut sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021 Lampiran VIII untuk peruntukan biota laut dan masih dapat mendukung kehidupan makrozoobentos. Berdasarkan hasil perhitungan kriteria AMBI dapat diketahui kualitas perairan di Perairan Sei Carang berkategori “sedikit tercemar” dengan nilai 2,57 yang menunjukkan bahan organik dan komunitas bentik yang tidak seimbang, namun sudah mulai mendapatkan tekanan lingkungan ringan hingga sedang. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman, fraksi mud dan gravel memiliki hubungan yang signifikan terhadap kelimpahan makrozoobentos di Perairan Sei Carang.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 03:40 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 03:40 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
