ZULKARNAIN, MARSEL and Hidayat, Muhammad Fajar and Intan, Dian Mustika (2026) TANGGUNG JAWAB HUKUM PEMILIK AKUN DALAM PERJANJIAN JUAL BELI BARANG VIRTUAL PADA GAME ONLINE MOBILE LEGENDS. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
MARSEL_ZULKARNAIN_2205040053_Ilmu-Hukum - Cover.pdf - Published Version Download (547kB) |
|
|
Text (Abstrak)
MARSEL_ZULKARNAIN_2205040053_Ilmu_Hukum- Abstrak.pdf - Published Version Download (391kB) |
|
|
Text (Bab 1)
MARSEL_ZULKARNAIN_2205040053_Ilmu Hukum- Bab I.pdf - Published Version Download (533kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
MARSEL_ZULKARNAIN_2205040053_Ilmu Hukum - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (377kB) |
|
|
Text (Full Teks)
MARSEL_ZULKARNAIN_2205040053_Ilmu-Hukum - Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong lahirnya transaksi digital atas aset tidak berwujud, termasuk akun dan barang virtual dalam permainan daring Mobile Legends, Praktik jual beli akun dan item virtual berkembang pesat melalui media sosial dan platform digital, tetapi juga menimbulkan persoalan hukum seperti penipuan, wanprestasi, dan ketidakpastian mengenai status hukum serta tanggung jawab para pihak. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana praktik jual beli barang virtual tersebut dilakukan dan bagaimana bentuk tanggung jawab hukum pemilik akun apabila terjadi pelanggaran perjanjian. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik jual beli barang virtual serta mengkaji tanggung jawab hukum pemilik akun berdasarkan hukum Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dan yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan dan wawancara dengan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam transaksi akun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi umumnya dilakukan secara informal antar pemain melalui media sosial dan aplikasi pesan instan dengan sistem berbasis kepercayaan, sehingga berisiko tinggi karena minim perlindungan hukum. Secara yuridis, hubungan hukum antara penjual dan pembeli dapat dikualifikasikan sebagai perjanjian yang sah sepanjang memenuhi syarat Pasal 1320 KUH Perdata. Tanggung jawab hukum pemilik akun timbul apabila terjadi wanprestasi, seperti akun tidak diserahkan, tidak dapat diakses, ditarik kembali, atau tidak sesuai kesepakatan, yang menimbulkan kewajiban ganti kerugian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik tersebut dapat diakui secara hukum, namun masih memerlukan pengaturan yang lebih jelas guna menjamin kepastian dan perlindungan hukum bagi para pihak.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 340 Law/Ilmu Hukum > 346 Private Law/Hukum Privat, Hukum Perdata | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Hukum | |||||||||
| Depositing User: | user ilmuhukum | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 01:56 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Aug 2026 01:56 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11503 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
