Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS HUBUNGAN KOMUNITAS MANGROVE DENGAN MOLUSKA SESIL BENTIK DI TELUK RIAU, KOTA TANJUNGPINANG

RUMAPEA, PURNAMA and Joie Koenawan, Chandra and YANDRI, FALMI (2026) ANALISIS HUBUNGAN KOMUNITAS MANGROVE DENGAN MOLUSKA SESIL BENTIK DI TELUK RIAU, KOTA TANJUNGPINANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
Purnama_Rumapea_2202010045_ilmukelautan_Cover.pdf - Published Version

Download (816kB)
[img] Text (Abstrak)
Purnama_Rumapea_2202010045_ilmukelautan_Abstrak.pdf - Published Version

Download (289kB)
[img] Text (Bab 1)
Purnama_Rumapea_2202010045_ilmukelautan_Bab 1.pdf - Published Version

Download (308kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Purnama_Rumapea_2202010045_ilmukelautan_Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (319kB)
[img] Text (Full Teks)
Purnama_Rumapea_2202010045_ilmukelautan_Full Teks (3).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem pesisir yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologis, melindungi pantai, serta menyediakan habitat bagi berbagai biota, termasuk moluska bentik. Kondisi struktur komunitas mangrove diduga memengaruhi kelimpahan moluska melalui penyediaan habitat dan sumber makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas mangrove, struktur komunitas moluska bentik (Gastropoda dan Bivalvia), serta hubungan antara kerapatan mangrove dan kelimpahan moluska bentik di ekosistem mangrove Teluk Riau, Kota Tanjungpinang. Penelitian dilaksanakan pada April 2026 di empat stasiun menggunakan metode purposive sampling dengan teknik line transect–quadrat. Analisis mangrove meliputi komposisi jenis, kerapatan, frekuensi, dominansi, dan Indeks Nilai Penting (INP), sedangkan analisis moluska meliputi komposisi jenis, kelimpahan, frekuensi relatif, indeks keanekaragaman, keseragaman, dan dominansi. Hubungan antara kedua variabel dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem mangrove Teluk Riau terdiri atas 10 spesies mangrove dari lima famili, dengan Rhizophora apiculata sebagai spesies yang memiliki Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi. Sebanyak 21 spesies moluska bentik berhasil diidentifikasi. Struktur komunitas moluska menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, keseragaman tinggi, dan dominansi rendah. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif dengan tingkat hubungan lemah antara kerapatan mangrove dan kelimpahan moluska (r = 0,208), namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,261). Hal ini menunjukkan bahwa kerapatan mangrove bukan merupakan faktor utama yang menentukan kelimpahan moluska. Faktor lingkungan lain, seperti karakteristik sedimen, kandungan bahan organik, kondisi substrat, serta faktor fisika dan kimia perairan, diduga memiliki pengaruh yang lebih besar. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi data dasar dalam mendukung pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDJoie Koenawan, ChandraNIP.197706282021211005
UNSPECIFIEDYandri, FalmiNIP. 197705022021211009
Subjects: 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570. Biologi
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Ilmu kelautan
Depositing User: user ilmukelautan
Date Deposited: 03 Aug 2026 04:01
Last Modified: 03 Aug 2026 04:01
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11573

Actions (login required)

View Item View Item