ARDIANA ZINGGA, FEBRI and syafitri, Rahma and Valentina, Annissa (2026) MODAL SOSIAL MASYARAKAT DESA PEGUDANG DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (COVER)
FEBRIARDIANAZINGGA_2205030003_SOSIOLOGI_COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
FEBRIARDIANAZINGGA_2205030003_SOSIOLOGI_ABSTRAK.pdf - Published Version Download (587kB) |
|
|
Text (BAB 1)
FEBRIARDIANAZINGGA_2205030003_SOSIOLOGI_BAB I.pdf - Published Version Download (587kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
FEBRIARDIANAZINGGA_2205030003_SOSIOLOGI_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (384kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FEBRI ARDIANA ZINGGA_2205030003_SOSIOLOGI_FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran modal sosial masyarakat Desa Pengudang dalam pengembangan ekowisata dengan menganalisis dimensi kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial dalam konteks hubungan horizontal dan vertikal. Desa Pengudang memiliki potensi ekowisata berbasis ekosistem mangrove dan wisata bahari yang relatif terjaga, namun pengembangannya memerlukan partisipasi aktif masyarakat yang didukung oleh modal sosial yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, pengelola Pokdarwis, pelaku usaha, nelayan, dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bonding social capital tercermin dari kuatnya solidaritas, kepercayaan, serta nilai gotong royong antaranggota masyarakat dan pengelola yang terbentuk melalui interaksi jangka panjang dan pengalaman kolektif, termasuk dalam pembangunan fasilitas secara swadaya dan ketahanan menghadapi krisis pandemi. Bridging social capital terlihat dari kemampuan pengelola membangun relasi horizontal dengan wisatawan, komunitas lingkungan, dan kelompok eksternal melalui konsep experiential tourism berbasis konservasi mangrove dan terumbu karang, sehingga memperluas jaringan sosial dan dukungan terhadap desa. Sementara itu, linking social capital tampak dalam hubungan vertikal dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai stakeholder yang memberikan legitimasi, dukungan kebijakan, serta penguatan kapasitas kelembagaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan ekowisata tidak hanya bertumpu pada potensi ekologis atau infrastruktur fisik, melainkan pada kekuatan relasi sosial, jejaring multipihak, dan komitmen kolektif masyarakat. Kata kunci : Modal Sosial, Ekowisata, Pemberdayaan Masyarakat.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum > 000. Ilmu Umum dan Komputer > 006.754. Situs Jejaring Sosial, Sosial Media 300. Ilmu Sosial > 303.33. Kontrol Sosial |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 06:15 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Aug 2026 06:15 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
