Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

DIPLOMASI INDONESIA DALAM UPAYA PENAMBAHAN KUOTA HAJI ARAB SAUDI TAHUN 2024

TAMRIN, MUHAMMAD and Muzwardi, Ady and Swastiwi, Anastasia Wiwik (2026) DIPLOMASI INDONESIA DALAM UPAYA PENAMBAHAN KUOTA HAJI ARAB SAUDI TAHUN 2024. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
MUHAMMAD TAMRIN_2205050010_Ilmu Hubungan Internasional_Cover.pdf - Published Version

Download (489kB)
[img] Text (Abstrak)
MUHAMMAD_TAMRIN_2205050010_Ilmu_Hubungan_Internasional_Abstrak.pdf - Published Version

Download (373kB)
[img] Text (BAB I)
MUHAMMAD_TAMRIN_22050500010_Ilmu_Hubungan_Internasional_BAB_I.pdf - Published Version

Download (506kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
MUHAMMAD_TAMRIN_2205050010_Ilmu_Hubungan_Internasional_Daftar_Pustaka.pdf - Published Version

Download (721kB)
[img] Text (Full Teks)
MUHAMMAD_TAMRIN_2205050010_Ilmu Hubungan Internasional_Full_Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Kompleksitas diplomasi Indonesia dalam upaya penambahan kuota haji Arab Saudi tahun 2024 dilatarbelakangi krisis antrean 5,3 juta orang dengan masa tunggu hingga 47 tahun, akibat kebijakan pembatasan Saudi pascapandemi dan transformasi Saudi Vision 2030. Penelitian ini menganalisis proses diplomasi menggunakan teori Lima Tahapan Proses Negosiasi Öncel Sençerman. Metode kualitatif deskriptif-analitis dengan studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara PIHK digunakan untuk mengkaji diplomasi haji dalam hubungan bilateral Indonesia-Arab Saudi. Temuan menunjukkan keberhasilan Indonesia melalui lima tahapan yang saling memengaruhi. Pra-negosiasi diawali identifikasi krisis antrean dan lobi personal Presiden Jokowi kepada MBS, menghasilkan komitmen tambahan 20.000 kuota. Persiapan diwujudkan melalui kesiapan teknis-finansial, inovasi skema Murur, dan adaptasi penuh terhadap digitalisasi Nusuk Smart Card. Perundingan inti mengonversi komitmen menjadi kesepakatan Ta'limatul Hajj dengan kuota rekor 241.000 jemaah, perluasan Makkah Route ke tiga embarkasi, dan fleksibilitas layanan. Implementasi meraih serapan kuota 99,98% dan pengelolaan puncak haji efektif. Pasca-negosiasi mencatat apresiasi Pemerintah Arab Saudi atas profesionalisme pengelolaan, sementara survei BPS mencatat Indeks Kepuasan Jemaah (IKJHI) mencapai 88,20 poin. Namun, tahap ini juga mengungkap kerapuhan domestik melalui kasus korupsi Rp622 miliar dan sifat temporer kuota yang kembali ke 221.000 pada tahun berikutnya. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan negosiasi internasional harus ditopang akuntabilitas domestik, dan kerangka Lima Tahapan Proses Negosiasi relevan untuk menganalisis diplomasi non-tradisional secara berkelanjutan

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDMuzwardi, AdyNIP.198210162024211007
UNSPECIFIEDSwastiwi, Anastasia WiwikNIP.196910121998022001
Subjects: 300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan
300. Ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan > 327.598 Foreign Relations of Indonesia/Politik Luar Negeri Indonesia
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: user HI
Date Deposited: 06 Aug 2026 06:08
Last Modified: 06 Aug 2026 06:08
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11739

Actions (login required)

View Item View Item