SAPUTRA, ERWANDA (2026) TEACHER’S CHALLENGES IN TEACHING ENGLISH SPEAKING AT SMAN 1 SIANTAN UTARA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
ERWANDA SAPUTRA_2103050085_PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS - Cover.pdf - Published Version Download (505kB) |
|
|
Text (Abstrak)
ERWANDA SAPUTRA_2103050085_PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS - Abstrak.pdf - Published Version Download (277kB) |
|
|
Text (Bab I)
ERWANDA SAPUTRA_2103050085_PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS - Bab I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
ERWANDA SAPUTRA_2103050085_PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (85kB) |
|
|
Text (Full Teks)
ERWANDA SAPUTRA_2103050085_PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS - Full teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh seorang guru Bahasa Inggris dalam mengajarkan keterampilan berbicara di SMAN 1 Siantan Utara, Kabupaten Kepulauan Anambas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah satu orang guru Bahasa Inggris yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi kelas sebagai instrumen penelitian. Pedoman wawancara dan lembar observasi dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip pengajaran bahasa menurut Brown (2007). Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman (1994), yang terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi beberapa tantangan dalam mengajarkan keterampilan berbicara. Tantangan utama tersebut meliputi keengganan siswa untuk berbicara, kecemasan, inhibisi, rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, rasa takut melakukan kesalahan, dan terbatasnya paparan Bahasa Inggris di luar kelas. Tantangan tersebut menyebabkan siswa ragu, diam, bergantung pada teman, dan sering menggunakan Bahasa Indonesia selama kegiatan berbicara. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru menggunakan beberapa strategi, seperti memberikan petunjuk berupa kata kunci dan scaffolding, menyesuaikan materi pembelajaran dengan konteks lokal Anambas, memberikan umpan balik positif, menciptakan lingkungan kelas yang mendukung, dan menerapkan pengelompokan berdasarkan kemampuan siswa. Guru juga menghadapi tantangan instruksional yang berkaitan dengan perubahan kurikulum dan perbedaan kemampuan berbicara siswa. Hasil observasi secara umum mendukung hasil wawancara. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengajaran keterampilan berbicara di SMAN 1 Siantan Utara melibatkan tantangan afektif, kontekstual, dan instruksional yang memerlukan strategi pembelajaran yang mendukung dan responsif terhadap konteks untuk meningkatkan partisipasi dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara Bahasa Inggris.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 400. Bahasa > 420. Bahasa Inggris | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris | |||||||||
| Depositing User: | user bahasa2 | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 08:40 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 08:40 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/11927 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
