FAWWAZ SONA, DINDA and Tri, Samnuzulsari and Marisa, Elsera (2026) JARINGAN SOSIAL AKTOR KOMUNITAS PEDULI MARITIM DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA LAUT DI KABUPATEN NATUNA. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
DINDA FAWWAZ SONA_2205030043_Sosiologi_Cover.pdf - Published Version Download (532kB) |
|
|
Text (Abstrak)
DINDA FAWWAZ SONA_2205030043_Sosiologi_Abstrak.pdf - Published Version Download (566kB) |
|
|
Text (BAB I)
DINDA FAWWAZ SONA_2205030043_Sosiologi_BAB I.pdf - Published Version Download (505kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DINDA FAWWAZ SONA_2205030043_Sosiologi_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (501kB) |
|
|
Text (Full Teks)
DINDA FAWWAZ SONA_2205030043_Sosiologi_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pengelolaan sumber daya laut memerlukan kerja sama dari berbagai pihak agar dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Di Kabupaten Natuna, Komunitas Peduli Maritim Natuna menjadi wadah yang mempertemukan berbagai komunitas untuk berkolaborasi dalam kegiatan konservasi, edukasi, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan sosial antar aktor dalam Komunitas Peduli Maritim Natuna serta mengetahui peran masing-masing aktor dalam mendukung pengelolaan sumber daya laut di Kabupaten Natuna. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan metode Social Network Analysis (SNA)yang didukung oleh wawancara semi terstruktur. Data hubungan antar aktor diperoleh melalui kuesioner kepada 21 komunitas yang tergabung dalam Komunitas Peduli Maritim Natuna. Analisis jaringan dilakukan menggunakan perangkat lunak UCINET dengan ukuran Degree Centrality, Closeness Centrality, Betweenness Centrality, dan Eigenvector Centralit., sedangkan hasil analisis diperkuat melalui data wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur jaringan yang terbentuk merupakan jaringan kolaboratif yang melibatkan berbagai komunitas dengan latar belakang yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis SNA, Jelajah Bahari Natuna merupakan aktor yang memiliki posisi paling strategis karena memiliki hubungan langsung dengan banyak aktor, mampu menjangkau aktor lain dengan cepat, menjadi penghubung dalam penyebaran informasi, serta memiliki keterhubungan dengan aktor-aktor yang berpengaruh dalam jaringan. Selain itu, komunitas Mantau Kekah, Plan B, Perbanusa, dan Rumah Jepu juga berperan penting dalam memperkuat hubungan antar komunitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antar aktor telah mendukung komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya laut. Namun, struktur jaringan masih cenderung bergantung pada beberapa aktor utama sehingga diperlukan peningkatan keterlibatan komunitas lain agar jaringan menjadi lebih merata dan berkelompok.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum 300. Ilmu Sosial > 302.23. Media Komunikasi, Media Massa 300. Ilmu Sosial > 302.2 Communication/Komunikasi |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 08:23 | |||||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:23 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12040 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
