NAHAMPUN, TIORISMA and Yolanda Yahya, Glory and Gunawan, Desri (2026) DUAL LABOUR MARKET THEORY DALAM HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA-JEPANG : ANALISIS PENEMPATAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA PROGRAM SPECIFIED SKILLED WORKER 2019-2024. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
TIORISMA_NAHAMPUN_2205050019_Ilmu Hubungan Internasional_Cover.pdf - Published Version Download (574kB) |
|
|
Text (Abstrak)
TIORISMA_NAHAMPUN_2205050019_Ilmu Hubungan Internasional_Abstrak.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (Bab I)
TIORISMA_NAHAMPUN_2205050019_Ilmu Hubungan Internasional_Bab I.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
TIORISMA_NAHAMPUN_2205050019_Ilmu Hubungan Internasional_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (Full Teks)
TIORISMA_NAHAMPUN_2205050019_Ilmu Hubungan Internasional_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bilateral Indonesia dan Jepang dalam pelaksanaan Program Specified Skilled Worker (SSW) pada periode 2019–2024 dengan menggunakan Teori Dual Labour Market (Dual Labour Market). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan demografi yang dihadapi Jepang, yaitu meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia dan menurunnya populasi usia produktif yang berdampak pada kekurangan tenaga kerja di berbagai sektor. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah Jepang menerapkan Program SSW sebagai salah satu kebijakan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja melalui kerja sama dengan Indonesia sebagai salah satu negara pengirim pekerja migran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sedangkan data diperoleh melalui studi kepustakaan yang memanfaatkan buku, jurnal ilmiah, dokumen resmi pemerintah, serta laporan organisasi internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program SSW merupakan kebijakan yang diterapkan Jepang sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga kerja yang dipengaruhi oleh perubahan struktur demografi dan segmentasi pasar tenaga kerja. Berdasarkan Teori Dual Labour Market, pekerja migran Indonesia sebagian besar ditempatkan pada sektor-sektor secondary labour market yang kurang diminati oleh tenaga kerja domestik, seperti perawatan lansia, konstruksi, manufaktur, pengolahan makanan, dan pertanian. Dengan demikian, kerja sama melalui Program SSW tidak hanya berperan dalam membantu Jepang mengatasi kekurangan tenaga kerja, tetapi juga memberikan peluang kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta menghasilkan manfaat ekonomi bagi Indonesia. Kata Kunci : Hubungan Bilateral Indonesia–Jepang, Specified Skilled Worker (SSW), Dual Labour Market Theory, Pekerja Migran Indonesia
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 000_umum | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional | |||||||||
| Depositing User: | user HI | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 02:31 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 02:31 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12042 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
