Search for collections on Repository Universitas Maritim Raja Ali Haji

ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN SUMBER DAYA KEPITING BAKAU (Scylla sp.) DI PERAIRAN TANJUNG PIAYU, KOTA BATAM

SIHITE, MERLIN SEPTIANA BR and Zahid, Ahmad and Susiana, Susiana (2026) ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN SUMBER DAYA KEPITING BAKAU (Scylla sp.) DI PERAIRAN TANJUNG PIAYU, KOTA BATAM. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.

[img] Text (Cover)
MERLIN SEPTIANA BR SIHITE_2202020028_Manajemen Sumberdaya Perairan - Cover.pdf - Published Version

Download (858kB)
[img] Text (Abstrak)
MERLIN SEPTIANA BR SIHITE_2202020028_Manajemen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (BAB I)
MERLIN SEPTIANA BR SIHITE_2202020028_Manajemen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version

Download (286kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
MERLIN SEPTIANA BR SIHITE_2202020028_Manajemen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (260kB)
[img] Text (Full Text)
MERLIN SEPTIANA BR SIHITE_2202020028_Manajemen Sumberdaya Perairan - Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.umrah.ac.id/

Abstract

Kepiting bakau (Scylla sp.) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama masyarakat pesisir di Perairan Tanjung Piayu, Kota Batam. Aktivitas penangkapan yang belum sepenuhnya menerapkan prinsip keberlanjutan, terutama terkait ukuran minimum tangkap dan selektivitas alat tangkap, berpotensi menurunkan populasi kepiting bakau secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rasio jenis kelamin, menganalisis distribusi ukuran, serta menentukan dan mengevaluasi tingkat pemanfaatan kepiting bakau di Perairan Tanjung Piayu terhadap batas lestari. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–April 2026 menggunakan metode survei berbasis hasil tangkapan nelayan (fisher-based survey) dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan perangkat lunak FiSAT II, meliputi uji chi-square, analisis kohort metode Bhattacharya, kurva pertumbuhan Von Bertalanffy, serta perhitungan mortalitas dan tingkat eksploitasi berdasarkan metode Pauly. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1.633 ekor kepiting bakau yang tertangkap, 641 ekor (39,3%) jantan dan 992 ekor (60,7%) betina, dengan rasio 1:1,55 yang berbeda nyata dari kondisi seimbang (χ² hitung 75,44 > χ² tabel 3,84), mengindikasikan dominasi individu betina. Lebar karapas jantan berkisar 67,3–147,3 mm dan betina 65,1–155,1 mm, dengan frekuensi tertinggi pada kelas ukuran 90–105 mm. Analisis kohort metode Bhattacharya menunjukkan populasi jantan maupun betina secara konsisten terpisah menjadi dua kelompok umur pada setiap bulan pengamatan (Separation Index > 2,0), dengan kohort muda (rata-rata 92,4–98,2 mm) lebih dominan dibandingkan kohort tua (122,1–136,0 mm) dan bergeser ke ukuran lebih besar dari Februari ke April, mengindikasikan pertumbuhan aktif dan rekrutmen individu baru yang berkelanjutan. Analisis mortalitas dengan Length-Converted Catch Curve menghasilkan mortalitas total (Z), mortalitas alami (M), dan mortalitas penangkapan (F) berturut-turut sebesar 1,50, 0,72, dan 0,78 per tahun pada jantan; 4,17, 1,02, dan 3,15 per tahun pada betina; serta 3,46, 0,71, dan 2,75 per tahun pada gabungan. Nilai F yang jauh melampaui M, terutama pada betina, mengindikasikan bahwa kematian kepiting bakau lebih banyak disebabkan oleh aktivitas penangkapan daripada faktor alami. Tingkat eksploitasi (E) kepiting jantan sebesar 0,52 (tergolong fully exploited), sedangkan betina 0,75 dan gabungan 0,80 (keduanya over exploited), yang melampaui ambang eksploitasi optimum (E ≈ 0,50). Hasil ini menunjukkan bahwa sumber daya kepiting bakau di Perairan Tanjung Piayu telah mengalami tangkap lebih (overfishing), terutama pada populasi betina, sehingga memerlukan langkah pengelolaan segera, seperti penetapan ukuran minimum tangkap, pengendalian upaya penangkapan yang mempertimbangkan perbedaan tekanan eksploitasi antarjenis kelamin, serta perlindungan dan rehabilitasi habitat mangrove, guna menjaga keberlanjutan sumber daya kepiting bakau di Perairan Tanjung Piayu.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
ContributionNameNIP / NIDN
UNSPECIFIEDZahid, AhmadNIP.198212262022031002
UNSPECIFIEDSusiana, SusianaNIP.198903272015042004
Subjects: 600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.5 Culture of Crustacean/Peternakan Kepiting, Udang, Lobster
600. Teknologi dan Ilmu Terapan > 630-639. Pertanian, Budidaya Ikan, dan Teknologi yang Berkaitan > 639.92 Population Control/Pengendalian Populasi Hewan, Pengendalian Populasi Binatang
Divisions: Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: user manajemenSP
Date Deposited: 10 Aug 2026 05:29
Last Modified: 10 Aug 2026 05:29
URI: http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12086

Actions (login required)

View Item View Item