PANGGABEAN, QHOIRUNNISA and Elsera, Marisa and Casiavera, Casiavera (2026) PERAN LANSIA SEBAGAI AGEN PELESTARIAN BUDAYA DALAM KOMUNITAS SUKU LAUT DI DESA AIR GELUBI ( PENDEKATAN ETNOGRAFIS). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
QHOIRUNNISA_PANGGABEAN_2205030076_Sosiologi - Cover.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak)
QHOIRUNNISA_PANGGABEAN_2205030076_Sosiologi - Abstrak.pdf - Published Version Download (573kB) |
|
|
Text (Bab I)
QHOIRUNNISA_PANGGABEAN_2205030076_Sosiologi - Bab I.pdf - Published Version Download (426kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
QHOIRUNNISA_PANGGABEAN_2205030076_Sosiologi - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (389kB) |
|
|
Text (Full Text)
QHOIRUNNISA_PANGGABEAN_2205030076_Sosiologi - Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya peran lansia dalam menjaga dan mewariskan budaya masyarakat Suku Laut di Desa Air Gelubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan. Di tengah perkembangan teknologi perikanan modern, keberadaan alat tangkap tradisional berupa lukah menghadapi tantangan sehingga diperlukan upaya pelestarian budaya. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana peran lansia dalam melestarikan budaya penggunaan lukah di kalangan masyarakat Suku Laut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lansia sebagai agen pelestarian budaya dalam mempertahankan tradisi penggunaan lukah sebagai bagian dari identitas masyarakat Suku Laut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Informan penelitian terdiri atas lansia, nelayan, tokoh masyarakat, dan generasi muda Suku Laut yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional Emile Durkheim yang memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang tersusun atas bagian-bagian yang saling berkaitan dan memiliki fungsi dalam menjaga keseimbangan sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa lansia berperan sebagai pewaris pengetahuan tradisional dengan cara mewariskan pengetahuan tentang pembuatan dan penggunaan alat tangkap tradisional lukah kepada anak dan cucu. Lansia berperan sebagai pendidik nilai dan adat istiadat dengan menanamkan nilai tentang menjaga laut dengan cara memilah hasil tangkap lukah. Selanjutnya lansia berperan sebagai penjaga identitas budaya suku laut dengan menggunakan lukah sebagai alat tangkap dan cara hidup dalam mencari nafkah
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 303.33. Kontrol Sosial | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:30 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:30 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12174 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
