IMMANUEL TAMBUNAN, JONA and Zulfikar, Andi and Melani, Winny Retna (2026) DETEKSI PERUBAHAN TUTUPAN LAMUN DI PERAIRAN DESA PENGUDANG. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
JONA IMMANUEL TAMBUNAN_2202020041_Manajemen Sumberdaya Perairan - Cover.pdf - Published Version Download (502kB) |
|
|
Text (Abstrak)
JONA IMMANUEL TAMBUNAN_2202020041_Manajemen Sumberdaya Perairan - Abstrak.pdf - Published Version Download (243kB) |
|
|
Text (BAB I)
JONA IMMANUEL TAMBUNAN_2202020041_Manajemen Sumberdaya Perairan - BAB I.pdf - Published Version Download (134kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
JONA IMMANUEL TAMBUNAN_2202020041_Manajemen Sumberdaya Perairan - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (358kB) |
|
|
Text (Full Text)
JONA IMMANUEL TAMBUNAN_2202020041_Manajemen Sumberdaya Perairan - Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Ekosistem padang lamun merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting sebagai habitat berbagai biota laut, penyerap karbon biru, penstabil sedimen, serta penunjang produktivitas perairan. Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan, merupakan kawasan yang memiliki hamparan lamun cukup luas, namun mengalami tekanan akibat aktivitas antropogenik dan perubahan kondisi lingkungan sehingga diperlukan pemantauan secara berkala. Penelitian ini bertujuan mendeteksi perubahan tutupan lamun di Perairan Desa Pengudang secara temporal pada periode 2019–2025 menggunakan citra Sentinel-2A melalui platform Orfeo Toolbox (OTB) dengan algoritma random forest. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Desember 2025 menggunakan data citra Sentinel-2A, data lapangan (ground truth), dan data pendukung lainnya. Tahapan penelitian meliputi pra-pengolahan citra, klasifikasi terbimbing, uji akurasi, serta analisis perubahan tutupan lamun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi menghasilkan sembilan kelas habitat bentik, yaitu lamun jarang, lamun sedang, lamun padat, lamun sangat padat, pasir, pasir berlumpur, karang, air dalam, dan campuran (mix). Luas total tutupan lamun mengalami fluktuasi selama periode pengamatan, dari 663,98 ha pada tahun 2019 menjadi 553,55 ha pada tahun 2025, dengan penurunan bersih sebesar 110,68 ha. Kondisi tutupan lamun secara umum masih didominasi kategori sehat, meskipun beberapa kelas mengalami penurunan hingga kategori kurang sehat dan miskin pada periode tertentu. Hasil uji akurasi menunjukkan nilai overall accuracy sebesar 59% dan koefisien Kappa sebesar 0,51 yang mengindikasikan tingkat kesesuaian klasifikasi berada pada kategori sedang. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam pengelolaan dan konservasi ekosistem lamun di Perairan Desa Pengudang secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 500. Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 550 Earth Sciences/Ilmu tentang Bumi/Geology | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan | |||||||||
| Depositing User: | user manajemenSP | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 07:19 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 07:19 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12225 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
