HARDIANTI, HENI and Igiasi, Teguh Setiandika and Casiavera, Casiavera (2026) PRAKTIK SOSIAL ANAK DI KAWASAN PEMAKAMAN DESA BUSUNG KECAMATAN SERI KUALA LOBAM KABUPATEN BINTAN. S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
HENI HARDIANTI_2205030011_SOSIOLOGI_Cover.pdf - Published Version Download (635kB) |
|
|
Text (Abstrak)
HENI HARDIANTI_2205030011_SOSIOLOGI_Abstrak.pdf - Published Version Download (156kB) |
|
|
Text (BAB I)
HENI HARDIANTI_2205030011_SOSIOLOGI_BAB I.pdf - Published Version Download (183kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
HENI HARDIANTI_2205030011_SOSIOLOGI_Dafpus.pdf - Published Version Download (142kB) |
|
|
Text (Full Text)
HENI HARDIANTI_2205030011_SOSIOLOGI_Full Text..pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pemakaman secara umum dipandang sebagai tempat penghormatan terakhir bagi jenazah sekaligus ruang yang mengingatkan manusia akan kematian dan pentingnya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, kawasan pemakaman tidak hanya berfungsi sebagai ruang religius, tetapi juga menjadi tempat berlangsungnya praktik sosial anak yang muncul dalam pelaksanaan tradisi ziarah kubur dan sedekah kubur. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik sosial anak di kawasan pemakaman Desa Busung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori produksi ruang sosial oleh Henri Lefebvre. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sosial anak terbentuk melalui keterlibatan mereka dalam rangkaian tradisi ziarah kubur, mulai dari hadir di kawasan pemakaman bersama keluarga maupun teman sebaya, membantu membersihkan makam, mengikuti prosesi doa, hingga menerima sedekah kubur dari keluarga peziarah. Dalam situasi tertentu, anak juga dipercaya untuk memimpin doa dan memperoleh sedekah dalam nominal yang lebih besar. Tradisi sedekah kubur kemudian dimanfaatkan oleh anak sebagai peluang untuk memperoleh pendapatan pada momentum Hari Raya Idul Fitri melalui praktik nambang, yaitu memanfaatkan sedekah kubur dan pemberian uang saat berkunjung ke rumah-rumah masyarakat. Dengan demikian, praktik sosial anak di kawasan pemakaman terbentuk melalui keterlibatan mereka dalam tradisi ziarah kubur dan sedekah kubur yang berlangsung secara turun-temurun serta melahirkan praktik nambang sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat Desa Busung. Kata Kunci: Pemakaman, Praktik Sosial Anak, Ziarah Kubur, Nambang
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 391 Customs and Personal Appearance/Adat Istiadat dan Penampilan Personal 300. Ilmu Sosial > 390. Adat Istiadat, Etiket, Folklor > 394.2 Special Occasions/Peristiwa Khusus |
|||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi | |||||||||
| Depositing User: | user sosiologi | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 07:26 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 07:26 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12334 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
