NADIRAH, NUR and Prima Safitri, Dian and Yudhi Prastya, Imam (2026) ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) (STUDI PADA DESA SUNGAI SEBESI KABUPATEN KARIMUN). S1 thesis, Universitas Maritim Raja Ali Haji.
|
Text (Cover)
NUR_NADIRAH_ 2205020029_Ilmu Administrasi Negara_Cover.pdf - Published Version Download (723kB) |
|
|
Text (Abstrak)
NUR_NADIRAH_ 2205020029_Ilmu Administrasi Negara_Abstrak.pdf - Published Version Download (250kB) |
|
|
Text (Bab I)
NUR_NADIRAH_ 2205020029_Ilmu Administrasi Negara_Bab I.pdf - Published Version Download (337kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
NUR_NADIRAH_ 2205020029_Ilmu Administrasi Negara_Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (297kB) |
|
|
Text (Full Teks)
NUR_NADIRAH_ 2205020029_Ilmu Administrasi Negara_Full Teks.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan program serta menentukan prioritas perbaikan sarana yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan campuran (mix method), yaitu kualitatif melalui wawancara dengan informan dan kuantitatif menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan Program PAMSIMAS dipengaruhi oleh tiga kriteria utama, yaitu partisipasi masyarakat, aspek teknis, dan kelembagaan pengelolaan. Berdasarkan hasil wawancara, ditemukan bahwa permasalahan utama terletak pada kondisi sarana teknis, khususnya pada jaringan pipa yang sering mengalami kebocoran, keterbatasan sumber air melalui ssumur, serta kapasitas tangki penampungan yang belum memadai. Selanjutnya, melalui analisis AHP diperoleh prioritas alternatif perbaikan sarana, yaitu peningkatan kualitas dan penggantian pipa distribusi yang lebih kuat dan tahan lama, pengembangan atau perbaikan sumber air (sumur bor), serta penambahan kapasitas tangki penampungan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aspek teknis menjadi faktor dominan dalam menentukan keberlanjutan Program PAMSIMAS, yang perlu didukung oleh peningkatan partisipasi masyarakat dan penguatan kelembagaan pengelola. Rekomendasi yang diberikan adalah perlunya perbaikan sarana secara berkelanjutan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta dukungan dari pemerintah desa guna menjaga keberlanjutan program dalam jangka panjang. Kata Kunci: Program PAMSIMAS, keberlanjutan, partisipasi masyarakat, aspek teknis, kelembagaan, Analytical Hierarchy Process (AHP)
| Item Type: | Thesis (S1) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | 300. Ilmu Sosial > 350 Public Administration/Administrasi Negara | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Administrasi Negara | |||||||||
| Depositing User: | user IAN | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 01:26 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Aug 2026 01:26 | |||||||||
| URI: | http://repositori.umrah.ac.id/id/eprint/12339 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
